Laba PDAM Bondowoso Turun Rp 300 Juta Dibanding 2019

25 - Jan - 2021, 11:55

Kantor PADM Bondowoso (Foto: Istimewa)


BONDOWOSOTIMES - Keuntungan Perusahaan Derah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bondowoso mengalami pemenurun sekitar Rp 300 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur PDAM Bondowoso, April Ariesta Bhirawa menyebut, turunnya pendapatan diakibatkan oleh melemahnya sektor ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

Pada Tahun 2019, keuntungan PDAM berada di angka Rp 1,2 miliar lebih. Sementara pada Tahun 2020 pendapatan hanya Rp 900 juta. Salah satu penyebabnya adalah lembaga pendidikan yang berlangganan tutup akibat pandemi Covid-19, sehingga penjualan air pun berkurang.

Baca Juga : Lahan 3 Ribu Meter Persegi, Dishub Akan Bangun Gedung Parkir 3 Lantai di Area Alun-Alun

Keadaan itu juga diperparah oleh subsidi yang dikeluarkan PDAM belum juga diganti oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Penurunan keuntungan tersebut bukan disebabkan kinerja tetapi salah satunya karena subsidi belum diganti.

Ia menargetkan pendapatan keuntungan Rp 4 miliar. Tetapi masih terpenuhi Rp 1 miliar di tahun 2020. 

"Ya karena kondisi pandemi ini," jelasnya usai Kunker evaluasi penggunaan dana 2020 oleh DPRD di Kantor setempat, Senin (25/1/2020).

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, A Mansur mengatakan, bahwa akibat pandemi Covid-19, pendapatan semua sektor sangat terdampak.

"Keuntungan PDAM Bondowoso memang mengalami penurunan. Karena situasi pandemi. Tapi masih ada keuntungan meski menurun. Itu masih sangat stabil," katanya.

Baca Juga : Tahap Pertama belum Cair, Pemkab Malang Siap Tambah Anggaran PPKM Jilid II

Menurutnya, pandemi Covid-19 berdampak pada konsumsi masyarakat terhadap produk PDAM. Sehingga penjualan menurun.

"Selain itu, subsidi yang harus diberikan oleh pemerintah daerah kepada PDAM sampai saat ini belum juga dibayarkan," terangnya saat Kunker.

Dalam kesempatan itu, dia meminta secara detail proyeksi kinerja PDAM Tahun 2021. Hal itu untuk mempermudah legislatif dalam memberikan rekomendasi. "Kita belum melihat detail," pungkasnya. 


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette