9 Jabatan Eselon II di Sumenep Dibiarkan Kosong

Editor

Yunan Helmy

16 - Jan - 2021, 05:00

Foto ilustrasi kekosongan kursi jabatan


SUMENEPTIMES - Pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep hingga kini dibiarkan kosong atau dijabat oleh pelaksana tugas (plt).

Sedikitnya ada 9 jabatan penting di organisasi perangkat faerah (OPD) yang seharusnya diisi oleh eselon II. Yakni kepala Dinas Perikanan, kepala Dinas Peteranakan, kepala DP3AKB, kepala Dinas Pendidikan, kepala DLH, staf ahli 2 kursi, dan asisten 2 kursi.

Baca Juga : Lantik Direktur Perumda Air Minum, Bupati Trenggalek Minta Fokus Pelayanan Publik

Kekosongan 9 jabatan strategis itu terkendala regulasi aturan bupati tentang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Sebab, Kabupaten Sumenep menjadi salah satu penyelenggara pilkada serentak 2020.

"Berdasarkan ketentuan bupati Sumenep, tidak diperbolehkan mengisi kekosongan jabatan di tengah pelaksanaan Pilkada," kata Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Sumenep Mohammad Suharjono, Sabtu (16/01/2021).

Menurut dia, kekosongan jabatan tersebut tidak hanya terjadi di eselon II. Bahkan juga ada jabatan kabid dan kasi di beberapa OPD yang masih kosong. "Kekosongan itu bisa kembali diisi nanti setelah pelantikan bupati Sumenep terpilih," ucapnya.

Yang jelas,  saat ini instansinya telah melakukan open bidding untuk mengisi kekosongan tersebut. "Pendaftaran dilakukan secara terbuka. Per tanggal (15/01/2021) kami sudah mengumumkan secara terbuka di website resmi BKPSDM Sumenep terkait pendaftaran peserta yang akan ikut seleksi kursi jabatan eselon II," pungkasnya.

 


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette