Resepsi Saat Pandemi, Anggota Dewan Termuda Surabaya ini Undang Tamu Gunakan Barcode
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
Pipit Anggraeni
10 - Jan - 2021, 06:21
Juliana Evawati, anggota DPRD Surabaya termuda resmi melepas masa lajang. Dia disunting oleh dr. Dwi Wijayanto. Resepsi digelar di Convention Hall, Grand City, Surabaya, Sabtu (9/1/2021) malam.
Karena digelar di tengah masa pandemi Covid-19, tamu yang hadir pun dibatasi. Dengan dibagi dua sesi, yakni pada pukul 18.00 WIB dan 20.00 WIB.
Baca Juga : Pemprov Tetapkan 11 Daerah di Jatim Berlakukan PPKM
Dyanatul selaku Project Manajer Wedding menyampaikan, konsep yang diusung ada dua. "Kemarin adalah adat Jawa, dan kali ini karena dr Dwi merupakan putra asli Palembang, maka untuk hari ini menggunakan konsep adat palembang," ujarnya.
Dia melanjutkan, Juliana atau biasa disapa Jeje menggunakan pakaian adat Palembang dan aksesoris bernama suntiang beserta aksesorinya.
"Kita juga mengambil kesan glamour, kita juga ada konsep nasional-internasional.
Kemudian kita juga ada dua sesi kirab, untuk sesi pertama ada adat Palembang, kemudian yang kedua dengan konsep internasional," tuturnya.
Karena digelar di masa pandemi, Dyana menjelaskan pihaknya juga membuat perijinan sesuai yang di arahkan. "Kami membuat tembusan kepada satgas covid pemkot, polres. Sebelum acara kita juga ada assagment dari tim gugus covid untuk peninjauan bagaimana persiapannya serta protokol kesehatan yang sudah kami siapkan," jelas dia.
Baca Juga : Buntut Viral Ultah Anak Kades di Tulungagung, Lokasi Pesta Disegel Polisi
Dilantai bawah disediakan termalkamera, dan handsanitizer otomatis di beberapa titik. “Sistem undangan tidak ada buku tamu dan sebagainya, semuanya menggunakan barcode. Ketika pengambilan souvenir juga menggunakan barcode. ”Dan tamu undangan mengambil sendiri agar tidak ada kontak fisik pada perpindahan barang," tuturnya.
Sebagai informasi, Juliana Evawati sendiri adalah politisi PAN kelahiran 10 Juli 1993. Selain itu mantan Ning Surabaya ini juga terkenal sebagai selegram di akun media sosial miliknya.
