Sambil Tunggu Ready Stock, Pemkab Trenggalek Siapkan Vaksinator Profesional

06 - Jan - 2021, 12:39

Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin ikuti rakor virtual dengan Mendagri, di Smart Center, Trenggalek


Awal tahun 2021 jadi tonggak perubahan dan perkembangan ekonomi pasca diterpa pandemi Covid-19. Berbagai aturan dan anjuran dari Pemerintah Pusat sudah diaplikasikan di setiap Pemerintah Daerah.

Seperti upaya vaksinasi yang disiapkan Pemerintah Pusat kali ini, demi menyukseskan program tersebut Pemerintah Kabupaten Trenggalek siapkan tenaga vaksinator.

Baca Juga : Sengkarut Pemerintahan Jember, Pemerhati : Jangan Pertontonkan Kebodohan Kepada Rakyat

Menurut Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin tenaga vaksinator ini disiapkan untuk lakukan vaksinasi terhadap masyarakat di Trenggalek. Program vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di faskes milik pemerintah seperti rumah sakit, puskesmas dan puskesmas pembantu.

"Rencananya vaksinasi akan dimulai pada 13 Januari untuk Pusat dan diikuti Pemprov dan selanjutnya Pemda," terang Arifin usai ikuti rapat koordinasi bersama Mendagri, Selasa (05/01/2021).

Tidak mau ambil resiko, Arifin siapkan tenaga vaksinator yang sudah profesional dan terlatih. Tenaga vaksinator yang sudah disiapkan Pemkab Trenggalek memiliki kompetensi dan kemampuan yang mumpuni di bidangnya.

"Mereka akan bertugas dengan supervisi dokter selama pemberian vaksin Covid-19. Sementara pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No 84/2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Penanggulangan Pandemi Covid-19," jelas Arifin.

Arifin juga menerangkan bahwa sambil menunggu jadwal giliran vaksinasi, Pemkab Trenggalek siapkan alur dan data penerima prioritas.  Hal ini dilakukan agar saat data dan jadwal sudah ditetapkan, petugas bisa langsung bergerak tanpa menunggu aba-aba.

Baca Juga : Meski Pandemi Covid-19, Pemkot Batu Mampu Lampaui Target PAD 2020 Rp 123,6 Miliar

"Hingga saat ini belum bisa dipastikan berapa jumlah penerima untuk vaksin tahap awal. Pasalnya keberadaan vaksin masih dalam proses pemesanan dan datangnya bertahap," ungkapnya.

Arifin juga menyampaikan, jika mengacu pada arahan kementrian ada tiga prioritas penerima vaksin. Yang pertama tenaga kesehatan, kedua pelayan publik sekaligus petugas yang layani pasien terpapar.

"Dan yang ketiga adalah para lansia dengan komorbid atau penyakit penyerta lebih dari satu akan diprioritaskan," pungkas Bupati Trenggalek.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette