Penutupan Destinasi Wisata Diperpanjang, Disparbud Trenggalek Bentuk Tim Monev

31 - Dec - 2020, 01:58

Pintu masuk hutan mangrove Trenggalek.


Mencegah munculnya klaster baru di sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Trenggalek memperpanjang penutupan destinasi wisata. Jika sesuai surat edaran sebelumnya hanya tutup selama dua hari, ke depan Pemkab bakal menutup seluruh objek wisata selama lima hari.

"Sebagai upaya penanganan covid-19 menghadapi pergantian tahun baru 2021. Sedikitnya ada tiga poin yang bakal ditambahkan kedalam surat edaran terbaru nanti," ujar Sunyoto, kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Rabu (30/12/2020).

Baca Juga : Masjid Tiban, Salah Satu Destinasi Wisata Religi Bagi Wisatawan yang Inginkan Ketenangan

Sunyoto menerangkan tidak ada perubahan dengan surat edaran sebelumnya. Namun ada penambahan poin menyusul turunnya surat edaran dari Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur.

"Jadi, yang lama masih tetap dipakai, namun ada penambahan tiga poin. Yang pertama terkait penutupan lokasi destinasi wisata yang semula dimulai 31 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021, akan diperpanjang hingga 4 Januari 2021," jelasnya.

Poin kedua ada pembatasan aktivitas jam malam.  Itu sesuai surat edaran dari sekdaprov dengan nomor 736/24068/013-4/2020 tentang penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan kegiatan libur tahun baru 2021 di Jawa Timur, bakal memberlakukan jam malam.

"Sesuai SE dari pemprov, demi menangkal penyebaran covid-19 yang kian hari kian merebak, seluruh kota dan kabupaten harus memberlakukan jam malam, yakni mulai dari pukul 20.00  hingga 04.00 WIB," ungkap Sunyoto.

Sedangkan item ketiga,  warga luar daerah yang akan masuk ke Trenggalek harus membawa surat keterangan bebas covid-19 dengan rapid antigen minimal 3 hari sebelum.

Lebih jelas Sunyoto menerangkan, destinasi wisata dipastikan tutup total. Jadi, di lokasi destinasi wisata, mulai warung dan penjual suvenir wajib tutup.

Sedangkan untuk penerapan jam malam juga harus disesuaikan. Artinya, warung dan tempat hiburan serta mall semua tutup sesuai peraturan di jam malam.

Baca Juga : Libur Akhir Tahun, Wisata Pantai Serang Blitar Masih Jadi Destinasi Favorit

"Dalam hal ini tentu kita sebatas menginstruksikan bidang yang kami ampu. Untuk lainnya seperti pasar dan tempat lain ada di dinas terkait," ucapnya.

Ditambahkan Sunyoto, dalam pola pengamanan, Disparbud akan menerjunkan tim monev (monitoring dan evaluasi). Sehingga petugas mulai dari tim covid-19 dan tim destinasi wisata sudah ada untuk menjaga ketat.

Tak hanya itu. Nanti semua jajaran akan bersama untuk berkolaborasi. Termasuk satgas desa juga ikut bertanggungjawab dalam hal ini. "Jadi, nanti ada selebaran yang dirempel di lingkup lokasi destinasi wisata dan warung," pungkasnya.

 


Topik

Wisata, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette