35 Kepala Sekolah SD/SMP Kota Malang Dilantik, Dewan Beri Pesan Ini

30 - Dec - 2020, 03:18

Pengukuhan 35 Kepala Sekolah SD dan SMP di Kota Malang. (Foto: Istimewa).


Sebanyak 35 orang Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) hari ini (Selasa, 29/12/2020) dikukuhkan langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang tersebut menjadi perhatian legislatif.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang, Rokhmad mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas pelantikan terhadap 35 Kepala Sekolah di tingkat SD dan SMP tersebut.

Baca Juga : 827 ASN Kabupaten Malang Dilantik, Ini Pesan Bupati Sanusi

 

Dalam kesempatan ini, pria yang sebelumnya juga pernah mengemban jabatan sebagai Kepala Sekolah di tingkat SD ini berpesan paling tidak, sebagai seorang yang akan memimpin sekolah maka harus tertanam tiga hal dalam diri seseorang tersebut.

"Saya berharap dan berpesan, agar Kepala Sekolah khususnya yang baru dilantik ini harus memiliki tiga hal, yakni keteladanan, profesional, dan kreatif," ujarnya.

Keteladanan yang dimaksud Rokhmad, yaitu setiap Kepala Sekolah harus mampu memberi contoh yang baik bagi para guru, wali murid hingga anak didiknya. "Hal inilah yang akan menentukan keberhasilan pendidikan utamanya bidang pembentukan karakter pada anak didik," ungkapnya.

Selanjutnya, profesional yang dimaksud Rokhmad artinya pemimpin harus mampu menenpatkan suatu hal pada tempatnya. Sebagai pekerja, tentunya kesesuaian akan program, proses pembelajaran, management, evaluasi dan pelaporan inilah yang harus diperhatikan dengan optimal. "Sehingga kualitasnya akan baik karena sistem teratur dengan baik," paparnya.

Baca Juga : Akhir Tahun DPRD Banyuwangi Sahkan Dua Raperda

 

Kemudian, berkaitan dengan kreatif, dalam hal ini pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang ini mengungkapkan, baik guru atau pun Kepala Sekolah dituntut untuk menunjukkan kreasi dan inovasi dalam proses pembelajaran.

Terlebih, saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, yang mana anak sekolah harus belajar secara daring. Kiranya, diharapkan mampu menciptakan kiat-kiat khusus agar para anak didik betah dan kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan baik. "Sehingga terobosan strategi terus dilakukan dalam pembelajaran yang membuat guru betah, senang, yang itu berdampak pada proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) baik lewat daring maupun luring," tutupnya.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette