Kasus Covid-19 Tulungagung Melonjak, GOR Lembupeteng akan Diubah Jadi RS Lapangan
Reporter
Joko Pramono
Editor
A Yahya
18 - Dec - 2020, 11:23
Pemkab Tulungagung berencana menjadikan GOR Lembupeteng sebagai rumah sakit lapangan. Hal in dilakukan lantaran semakin melonjaknya jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Marmer ini.
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo saat dikonfirmasi mengatakan kebijakan ini diambil lantaran RSUD dr. Iskak dan Rusunawa IAIN Tulungagung sudah tak mampu lagi menampung pasien covid-19. “Jadi rumah sakit, rusunawa dan puskesmas penyangga sebanyak 15 sudah penuh semua,” ujar Maryoto, Jum’at (18/12/20).

Baca Juga : Anies Baswedan Belum Pulih dari Covid-19, Istri dan Anak Jenguk di Balik Sekat Kaca
GOR Lembupeteng sendiri diharapkan mampu menampung sekitar 100-200 pasien Covid-19. Pasien yang dirawat di GOR Lembupeteng adalah pasien dengan gejala ringan. Sedang untuk bergejala berat akan drawat di RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Kapasitas RSUD dr. Iskak sendiri mampu menampung sekitar 200 pasien dan bisa dimelarkan lagi sesuai kebutuhan. Untuk 15 puskesmas penyangga mampu merawat 40 pasien covid-19.
Untuk itu pihaknya akan merapatkan rencana itu bersama Forkopimda Kabupaten Tulungagung, untuk menyulap GOR Lembupeteng sebagai rumah sakit darurat khusus pasien covid-19.
Alasan GOR Lembupeteng dipilih sebagai lokasi rumah sakit lapangan, lantaran tempatnya yang relatif luas dan mampu manampung banyak orang, dan mempunyai peneduh sehingga aman dari guyuran hujan. “Mudah-mudahan nanti segera ada penurunan (covid-19),” kata Maryoto.
Selain Tulungagung, Kota/kabupaten lain yang sudah mempunyai rumah sakit lapangan adalah Surabaya dan Sidoarjo, Kota dan Kabupaten Malang.
Baca Juga : 4 Hari, Angka Kesembuhan Covid-19 Kota Batu Capai 72 Orang
Dari data yang dimiliki moleh Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung per Kamis (17/12/20) malam, jumlah orang terkonfirmasi positif sudah mencapai 899 orang. Dari jumlah itu 698 orang sudah dinyatakan sembuh.
Sedang 15 pasien covid-19 dinyatakan meninggal. Sisanya menjalani perawatan 64 orang, karantina 15 orang dan 107 lainnya menjalani isolasi.
Tiap hari peningkatan pasien Covid-19 mencapai belasan hingga puluhan orang. Seperti Kamis kemarin mendapat tambahan 29 pasien baru. Untuk itu pihaknya berpesan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan guna memutus penularan Covid-19. “Pakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan,” pungkasnya.
