Angka Kasus Covid-19 Tinggi, Sutiaji Minta Puskesmas Maksimalkan Antrean Online

Reporter

Pipit Anggraeni

Editor

Yunan Helmy

15 - Dec - 2020, 07:29

Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).


Angka kasus konfirmasi positif covid-19 di Kota Malang terus mengalami lonjakan yang sangat signifikan. Bahkan, Minggu (13/22/2020) lalu, tercatat ada 124 kasus tambahan baru. Sementara Senin (14/12/2020) kemarin, jumlah kasus baru tercatat mencapai 97 kasus.

Wali Kota Malang Sutiaji pun meminta agar protokol kesehatan lebih diketatkan. Masyarakat juga diajak untuk lebih mematuhi protokol kesehatan. Berbagai layanan publik, tanpa kecuali layanan kesehatan seperti puskesmas, juga diminta untuk lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

Baca Juga : Pasien Covid-19 Menolak Isolasi, Polres Blitar Kota Turun Tangan

Salah satunya dengan memaksimalkan layanan antrean online yang sebelumnya sudah diluncurkan BPJS Kesehatan. Seluruh puskesmas saat ini juga sudah bisa memanfaatkan dashboard layanan tersebut. 

Jika layanan antrean online dimaksimalkan, menurut Sutiaji, itu akan memutus rantai antrean yang panjang. Sehingga, tidak ada penumpukan warga saat hendak berobat di puskesmas. Dalam kondisi pandemi covid-19 seperti sekarang, kerumunan tanpa kecuali di area layanan kesehatan, harus terus diminimalisasi.

"Jadi, ditargetkan saja. Kira-kira tahun depan bisa sampai 70 persen masyarakat yang memanfaatkan layanan antrean berbasis online tersebut. Dashboard dari BPJS Kesehatan juga agar dimaksimalkan semua puskesmas," katanya.

Sutiaji juga menekankan agar setiap puskesmas memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat dengan penyakit kronis ataupun penyakit bawaan dan lanjut usia yang ada di wilayah puskesmas masing-masing. Selain itu, setiap puskesmas  diwajibkan memiliki data-data tersebut agar lebih mudah mendapatkan penanganan ketika ada yang sedang sakit.

Dalam pantauan dan laporan yang didapatkannya, selama ini masyarakat dengan penyakit kronis atau komorbid yang memiliki risiko paling besar tertular covid-19. Angka kematian pasien covid-19 dengan penyakit penyerta juga sangat tinggi. Sehingga wali kota berharap agar seluruh puskesmas memperhatikan hal tersebut.

Baca Juga : 2 Staf Terkonfirmasi Covid-19, Kantor Imigrasi Kediri Tutup Sementara

"Saya pesan kepada semua puskesmas agar memperhatikan masyarakat dengan penyakit kronis dan selalu melakukan sosialisasi terkait pentingnya protokol kesehatan," ucap pria berkacamata itu.

Selama ini, masyarakat dengan sakit kronis atau sakit bawaan dan lansia selalu dipantau secara berkala. Termasuk melibatkan banyak relawan untuk terjun langsung memantau kesehatan masing-masing. 

 


Topik

Kesehatan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette