Tinjau Lokasi Banjir, Ini Pesan Bupati Bojonegoro

01 - Dec - 2020, 03:35

Bupati Bojonegoro saat sidak lokasi Banjir di desa kunci kecamatan Dander Bojonegoro


Bupati Bojonegoro Anna Muawanah meninjau daerah yang dilanda banjir, Senin (30/11). Salah satu daerah yang dikunjungi adalah Desa Kunci di Kecamatan Dander. Anna didampingi Kepala Dinas PU SDA Tedjo Sukmono, Camat beserta Forkopimca  Dander, dan Kades Kunci.

Untuk diketahui, hujan lebat mengguyur Kabupaten Bojonegoro seharian pada Minggu (29/11) mengakibatkan beberapa wilayah tergenang banjir. Banjir melanda wilayah Desa Tambakromo, Kecamatan Malo, Desa Pohwates, Kecamatan Kepohbaru, dan Desa Kunci Kecamatan Dander.

Baca Juga : Monitoring Kemampuan Anggota, Damkar Bojonegoro Uji Samapta Skill

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menyampaikan dengan curah hujan yang tinggi mengakibatkan debit air di beberapa sungai naik. Kondisi bukit yang gundul di wilayah Temayang tidak mampu menyerap air sehingga air langsung turun ke area persawahan, sungai, serta ke pemukiman penduduk. "Hal ini juga disebabkan terjadinya penyempitan sungai dari 15 meter wilayah hulu dan 2-3 meter di hilir, serta bangunan rumah penduduk yang memakan badan sungai,",ungkap Bupati.

Menurut Bupati, sejak tahun 2000  wilayah tersebut sudah menjadi langganan banjir setiap tahun. Begitu pula di wilayah Temayang tepatnya di Desa Kedungsumber dulu menjadi langganan banjir bandang. Namun kini sejak sudetan Kali Gandong sudah jadi, luapan air tidak lagi melanda masuk ke pemukiman warga. Upaya Pemkab untuk menanggulangi  bencana banjir mendapat dukungan penuh oleh masyarakat dan wargapun merasa aman,  sudah tidak risau lagi akan bencana banjir bandang lagi.

"Lebih lanjut sebagai langkah antisipasi penanggulangan banjir, ke depan Pemkab melalui Dinas PU SDA akan melakukan pelebaran sungai dengan sosialiasi, mengedukasi warga, pendataan berapa rumah untuk dikembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya," tambah Anna.

Baca Juga : Musim Penghujan, Wawali Malang Ajak Menanam Pohon

Bupati berpesan agar masyarakat selalu bergotong royong dalam penanggulangan bencana, dengan tetap menjaga lingkungan hijau, tidak membuang sampah di sungai, dan tidak mendirikan bangunan di badan sungai.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette