Setelah Sowan ke Leluhur Kerajaan, HUT Ke-727 Majapahit Ditutup di Trowulan
Reporter
Sabriena Yully Puspita
Editor
Yunan Helmy
28 - Nov - 2020, 09:59
Hari Ulang Tahun Ke-727 Majapahit sudah ditutup. Penutupan berlangsung Jumat malam 27 November 2020, di Candi Siti Inggil Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.
Acara tadi malam merupakan akhir dari setiap rangakaian acara ulang tahun Majapahit yang telah dilaksanakan sejak awal November. Adapun acara yang digelar antara lain sowan leluhur 7-8 November kemarin.
Baca Juga : Situs Baru di Desa Ngarejo Jatirejo Mojokerto Ditemukan, Diduga dari Era Mpu Sindok
“Kami adakan acara sowan leluhur. Kami menuju pendarmaan beliau, founder Majapahit, di Simpeng ke Sang Rama Wijaya. Dijlanjutkan lagi ke Tulungalung, pendarmaan dari Gayatri atau Rajapatni. Kemudian ke Nganjuk, menuju pendarmaan Hayam Wuruk. Dan 10 November kemarin, kami mengadakan syukuran kecil di Candi Brahu karena di masa pandemi ini, kami tidak menghadirkan banyak orang dan sifatnya untuk kalangan sendiri,” ungkap Nanang selaku panitia acara ulang tahun Majapahit.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Nanang menjelaskan bahwa penutupan acara ulang tahun Majapahit ini tidak begitu meriah. Sebab, panitia berusaha mematuhi protokol kesehatan dengan tidak melibatkan massa yang banyak.
Begitu pun rangakain acara yang tahun-tahun sebelumya bersifat padat selama November. Tahun ini harus terpaksa diringkas mengingat kondisi yang tidak memungkinkan.
Meskipun sederhana, acara ini tetap terasa khidmat. “Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kami bisa mendatangkan sampai 2.000 pengunjung, kali ini hanya para budayawan dan rekan-rekan spiritualis. Meskipun begitu, kami tetap mengadakan syukuran dan memanjatkan doa semoga apa yang menjadi permasalahan di negeri ini cepat terselesaikan” kata Nanang.
Baca Juga : Angkat Tema Trantanan, Getih Getah Gula Kelapa Candi Simping Diisi Kegiatan Doa Budaya
Di akhir acara, semua orang guyup rukun dan menyantap hidangan bersama-sama.
