Kunjungan GPK Jombang ke Agrowisata Agropolis Wonosalam: Ini Potensi yang Luar Biasa

Reporter

Adi Rosul

22 - Nov - 2020, 03:18

(kanan) Ketua GPK Jombang Mujtahidur Ridho (Gus Edo) usai menanam bibit pohon durian di kawasan agrowisata Agropolis Wonosalam. (Foto: Adi Rosul / JombangTIMES)


Ketua Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kabupaten Jombang Mujtahidur Ridho (Gus Edo) mengunjungi agrowisata Agropolis di Kecamatan Wonosalam. Kunjungan GPK kali ini untuk melihat potensi lokal wilayah perbukitan Gunung Anjasmoro.

 

Baca Juga : Pelatihan PKA Kota Kediri Usai, Wali Kota Minta Percepatan dalam Pelayanan Masyarakat

Agrowisata Agropolis di Desa/Kecamatan Wonosalam ini menjadi jujugan Gus Edo dan jajaran pengurus GPK Jombang, Sabtu (27/11). Di lokasi, Gus Edo mendapatkan kesempatan untuk melihat berbagai jenis tanaman buah-buahan unggulan lereng Gunung Anjasmoro.

 

Salah satu menjadi unggulan adalah buah durian. Berjajar pohon durian yang mulai berbuah menjadikan daya tarik tersendiri. Bahkan, Gus Edo juga mendapat kesempatan untuk menanam bibit raja buah tersebut.

 

Menurut Gus Edo, agrowisata Agropolis di kawasan Wonosalam ini bisa menjadi daya tarik wisatawan. Selain bisa melihat dan menikmati buah durian langsung dari pohonnya, wisatawan juga bisa mendapatkan edukasi pertanian buah durian.

"Saya sangat mengapresiasi edukasi agrowisata ini. Duriannya betul-betul unggul. Produksi seperti ini harus terus dikembangkan," ujarnya.

 

Ia menilai, buah durian lokal wonosalam ini dinilai bisa menjadi potensi daerah yang luar biasa. Durian yang dimiliki kota santri itu, telah mendapatkan pasar lokal hingga internasional.

 

Ia pun berniat akan mensinergikan potensi yang ada di agrowisata Agropolis ini dengan program pertanian yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Jombang.

 

Baca Juga : Paritrana Awards 2020 Digelar, BPJAMSOSTEK Imbau Pemda Dukung Implementasi Jaminan Sosial

"kita akan berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Jombang supaya ada program yang bisa menopang pengembangan pertanian durian dan komoditas unggul pertanian yang lainnya di Wonosalam," kata Gus Edo.

 

Kunjungan GPK Jombang ini pun mendapat sambutan hangat oleh pengelola kawasan agrowisata Agropolis Wonosalam. 

"Alhamdulillah Agropolis dikunjungi Ketua GPK Jombang. Saya ucapkan terima kasih karena ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi agrowisata kami. Mudah-mudahan kita bisa terus mengedukasi," ucap Manajer wisata Agropolis, Suntoro.

 

Suntoro mengatakan, ada sekitar 250 hektare lahan yang ada di kawasan agrowisata Agropolis yang ia kelola. Kawasan agrowisata ini bertujuan untuk mensejahterakan warga lokal lereng Gunung Anjasmoro, melalui durian unggulnya.

"Kebun Agropolis tidak akan sendirian mewujudkan program hulu dan hilir pertanian durian unggul ini, karena harus punya pondasi kemitraan dengan masyarakat. Kami mengusung konsep berkebun berjamaah, di mana kebun-kebun Agropolis juga bisa dimiliki oleh publik dan dikelola secara transparan oleh manajemen Agropolis dengan skema bagi hasil yang menarik," pungkasnya.(*)


Topik

Advertorial, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette