Bala Maja Nuswantara dan Ikatan Pelukis Indonesia Gelar Perform Art di Candi Brahu Trowulan

11 - Nov - 2020, 03:32

Bala Maja Nuswantara beserta aparat di Candi Brahu Trowulan, Mojokerto. (Foto: Bala Maja Nuswantara untuk mojokertoTIMES.com)


Dalam memperingati Hari Pahlawan yang juga bertepatan dengan Hari Jadi Ke-727 Majapahit  pada 10 November 2020, Lembaga Bala Maja Nuswantara menggelar acara melukis bersama di Candi Brahu, Trowulan,  Mojokerto. Sebanyak 25 pelukis dari Himpunan Pelukis Seluruh Indonesia (HIPMI) dari beragam usia hingga yang paling muda berumur 14 tahun hadir untuk berpartisipasi dalam acara ini. 

Beberapa  pelukis yang turut hadir berasal dari berbagai kota. Di antaranya dari Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Solo, dan Yogyakarta.

Baca Juga : Lukis Tokoh Pejuang Bermasker, Cara Seniman Peringati Hari Pahlawan di Tengah Pandemi

 

Acara ini diselenggarakan di areal Candi Brahu di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Lokasi Candi Brahu dipilih dikarenakan candi ini adalah tempat krematorium atau pembakaran jenazah para raja Majapahit. 

Mengenai alasan digelarnya acara tersebut dijelaskan oleh Ketua Lembaga Bala Maja Nuswantara Novie Kurniawan,. Dia mengatakan tujuannya untuk memperingati acara Hari Pahlawan dan berdirinya Majapahit.  "Saya memilih lokasi Candi Brahu karena ini merupakan tempat penyimpanan abu raja-raja Majapahit. Jadi istilahnya lokasi Candi Brahu adalah makam pahlawan,”jelas spiritualis muda yang akrab disapa Mas Ian ini di areal Candi Brahu, Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (10/11/2020).

Acara ini berlangsung dari sekitar pukul 09.00 hingga 16.25. Para seniman tersebut melukis secara on the spot sehingga pengunjung dapat mengamati proses melukis secara langsung. 

Dini, salah satu pengunjung yang hadir, mengakui bahwa acara tersebut unik dan menarik. “Ide acaranya unik dan menarik pengunjung. Jadi, yang biasanya hanya menikmati pemandangan bangunan candi kini bisa juga melihat ekspresi lukisan dari para seniman, bahkan proses mereka melukis,”jelas gadis asal Mojokerto itu.

Priyok Dinasti, salah satu pelukis dan juga wakil dari penyelenggara acara, menyampaikan kesannya dalam kegiatan melukis di Hari Pahlawan. Beliau mengatakan bahwa menjadi pelukis juga bagian dari menjadi pahlawan untuk diri sendiri yang berhasil merdeka dan menyampaikan serta menciptakan ekspresi. 

Baca Juga : White Shoes And The Couples Company Luncurkan Single Irama Cita Melalui Saluran Radio

 

“Kalau dulu memang kita berjuang untuk mewalan penjajahan tapi sekarang kita terutama jiwa muda harus berjuang melawan ego sendiri dan bangsa sendiri,”ungkap pelukis yang akrab dipanggil Mbah Pri itu.

Dengan adanya acara “Perform Art Pelukis Nasional” ini, Mas Ian berharap akan ada ruang lebih untuk para seniman berkarya. “Saya berharap masyarakat dan pemerintah juga dapat memberikan ruang dan gerak lebih bagi pelaku seni budaya, ke depanya agar para seniman bisa menjadi wadah untuk meningkatkan lagi budaya lokal dan budaya nusantara,” harap Mas Ian kepada masyarakat, pemerintah dan pelaku seni.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette