Nglampet, Acara Rutin di Lumajang Syukuri Nikmat Tuhan
Reporter
Bramastyo Dhieka Anugerah
Editor
Dede Nana
29 - Oct - 2020, 11:10
Kearifan lokal masih hidup di tengah masyarakat hingga saat ini. Misalnya di Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang. Di desa yang dikepalai oleh Lesus Ageng Pribadi, kearifan lokal diwujudkan dalam acara tahunan yang dinamakan Nglampet.
Nglampet yang dirayakan warga Desa Kalisemut, diadakan setiap tahunya. Acara ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas melimpahnya Sumber Nah yang menjadi mata air yang menopang kehidupan warga sekitar.
Baca Juga : Bunda Indah: Catchmen Area Layak Disandang Bumi Perkemahan Glagah Arum
“Nglampet memang ritual tahunan di sini. Sebagai wujud syukur atas melimpahnya sumber Nah (mata air, red),” ucap Lesus, Kepala Desa Kalisemut.
Sumber Nah, lanjutnya, merupakan sumber air di Kalisemut yang menjadi sumber berkah masyarakat. Keberadaannya yang membawa berkah inilah yang membuat Nglampet terus diterapkan setiap tahun.
Tak hanya itu, Lesus mengatakan, desanya juga menyimpan keindahan alam melimpah nan eksotis. Salah satunya ada hamparan sawah bak panorama maha karya Tuhan bernama Terasering Kalisemut yang menjadi media bercocok tanam para petani. Keberadaan Terasering Kalisemut ini pun tak lepas dari melimpahnya Sumber Nah.
“Di sini peluh keringat para petani seolah berganti menjadi senyum berkah,” ujarnya.
Disingung terkait potensi alam yang indah, Lesus menyampaikan, Pemerintah Desa Kalisemut saat ini mulai menggarap potensi itu menjadi destinasi wisata baru di Lumajang.
Baca Juga : Pandemi Covid-19, Ini Cara Jitu Kampung DX Patmanam Ajak Masyarakat Hidup Sehat
"Kami dari Pemerintah Desa Kalisemut berharap terasering ini menjadi tempat wisata dan tujuannya untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," harapnya.
