Antisipasi Banjir di Musim Penghujan, Dinas PUPR Jombang Mulai Lakukan Normalisasi Sungai
Reporter
Adi Rosul
Editor
Nurlayla Ratri
10 - Oct - 2020, 05:44
Memasuki musim penghujan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang mulai mempersiapkan upaya penanggulangan banjir. Dalam hal ini, Dinas PUPR Jombang mulai terjun melakukan kegiatan normalisasi ke sungai yang kerap dilanda banjir.
Normalisasi dilakukan oleh Dinas PUPR Jombang terhadap Kali Ngotok Ring Kanal yang mengalir sejauh 26 kilometer. Aliran sungai itu juga memiliki luas DAS sekitar 700 kilometer persegi.
Baca Juga : Bupati Jombang Serahkan BLT BPJS Ketenagakerjaan Secara Simbolis
Kali Ngotok Ring Kanal ini, bertemu dengan Kali Brangkal di Mojokerto yang selanjutnya akan bermuara ke Sungai Brantas. Sehingga, Kali Ngotok Ring Kanal merupakan sungai kewenangan Pemerintah Pusat. Dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS Brantas).
Karena Kali Ngotok Ring Kanal berfungsi sebagai kolektor dari 9 sungai di Jombang, maka ada perjanjian antara BBWS Brantas dengan Pemkab Jombang untuk wilayah operasi dan pemeliharaan sungai.
Sembilan sungai yang menuju Kali Ngotok Ring Kanal ini meliputi Kali Tembelang, Kali Sambong, Kali Jombang Kulon, Kali Jombang Wetan, Kali Bening, Kali Sewedang, Kali Gunting, Kali Balong dan Kali Brangkal.
Kepala Dinas PUPR Jombang, Miftahul Ulum mengungkapkan bahwa pembagian peran dalam penanggulangan banjir, operasi dan pemeliharaan sungai, serta Jaringan Irigasi tertuang dalam perjanjian kerja sama Nomor 180/18/PKS/415.10.1.1/2020.
"Maka Pemerintah Kabupaten Jombang sebagai penyelenggara urusan pemerintah daerah bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, turut serta mendukung kegiatan penanggulangan banjir sesuai dengan ruang lingkup perjanjian kerja sama yang disepakati bersama," ujarnya, Sabtu (10/10).
Dikatakan Ulum, hampir setiap tahun di musim penghujan terjadi banjir pada Kali Ngotok Ring Kanal. Banjir itu kerap kali disertai gerusan tebing dan putusnya tanggul di beberapa tempat. Hal itu juga kerap mengakibatkan genangan banjir di beberapa tempat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Jombang.
Oleh karena itu, memasuki musim penghujan ini, Dinas PUPR Jombang mulai melakukan normalisasi di sepanjang Kali Ngotok Ring Kanal. Sebab, dari informasi BMKG Stasiun Klimatologi Malang, bahwa awal musim hujan Kabupaten Jombang berkisar pada dasarian I sampai III bulan November.
"Kita mulai lakukan kegiatan penggalian sedimentasi (normalisasi saluran)," tegasnya.
Baca Juga : Bupati Jombang Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila
Disebutkan Ulum, DAS Kali Ngotok Ring Kanal sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya penduduk di sekitar Kecamatan Tembelang dan Kecamatan Sumobito. Banjir di lokasi tersebut terjadi seiring dengan meningkatnya intensitas hujan. Hal ini terjadi karena ketidakmampuan alur kali di bagian hilir untuk mengalirkan air ke muara kali.
"Sehubungan dengan hal itu, perlu adanya penanganan guna mengatasi masalah tersebut. Seperti, dengan cara menormalisasi Kali Ngotok Ring Kanal untuk menurunkan muka air banjir," kata Ulum.
"Evaluasi kapasitas kali perlu dilakukan untuk mengetahui apakah penampang kali mampu menampung debit banjir. Apabila penampang kali belum mampu menampung debit banjir, maka perlu dilakukan beberapa alternatif," pungkasnya.(*)
