Bupati Jombang Pimpin Apel Kampanye Masker Nasional
Reporter
Adi Rosul
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
10 - Sep - 2020, 11:36
Pemerintah Kabupaten Jombang melaksanakan Apel Kampanye Penggunaan Sekaligus Pembagian Masker. Kegiatan tersebut untuk mendukung percepatan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga : Bupati Jombang Mulai Sosialisasikan Pelaksanaan Pilkades Serentak
Apel Kampanye Penggunaan dan Pembagian Masker ini digelar di Alun-alun Kabupaten Jombang, Kamis (10/9). Seluruh peserta apel yang hadir diminta menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Seperti memakai masker hingga menjaga jarak fisik atau physical distancing.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab. Turut mendampingi Bupati Jombang, Wakil Bupati Jombang, Kapolres Jombang, Dandim 0814/Jombang. Peserta apel juga dari unsur TNI/Polri, jajaran ASN Pemkab Jombang dan tokoh agama, tokoh masyarakat serta stakeholder pemerintah daerah.
Pada kesempatan itu, Mundjidah menyampaikan, apel yang digelar pagi itu merupakan kegiatan untuk memulai kampanye masker secara nasional. "Kegiatan apel ini utamanya diselenggarakan berdasar rujukan surat telegram Kapolda Jatim nomor st/1583/ix/ops.2./2020 tanggal 8 September 2020 tentang pelaksanaan kampanye penggunaan sekaligus pembagian masker dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung percepatan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional," tandasnya.
Ia juga menyebut, kampanya masker itu sebagai implementasi Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2020. Juga sebagai implementasi Perbup nomor 57 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
Bertindak sebagai inspektur apel, Mundjidah juga menyampaikan beberapa amanatnya di hadapan peserta apel. Bupati perempuan pertama di Jombang itu menyebut, bahwa seluruh negara saat ini sedang berada pada suatu kondisi yang tidak biasa. Karena itu, dibutuhkan upaya penegakan kedisiplinan untuk membentuk masyarakat yang taat dan disiplin protokol kesehatan.
"Berdasarkan pengamatan dan survey selama ini, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat pada covid-19 sudah sangat tinggi. Namun tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat pada aturan protokol kesehatan covid-19 masih kurang. Ini tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, untuk membangun kesadaran kolektif dalam upaya memutus mata rantai penularan covid 19 di tengah masyarakat," tandasnya.
Baca Juga : Istri Mendagri Bagikan Masker dan Sembako di Kampung Ekologi Batu
Masih menurut Mundjidah, kampanye penggunaan dan pembagian masker tersebut merupakan penerapan adaptasi kebiasaan baru. Tujuannya, untuk mendukung percepatan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di Kabupaten Jombang.
Untuk mendukung hal itu, Bupati berpesan kepada seluruh aparatur negara yang ada di Jombang, baik dari unsur TNI/Polri, pemerintah daerah hingga desa, dan seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan para stakeholder lainnya, untuk ikut serta menyosialisasikan gerakan bermasker tersebut.
"Kita harus menang melawan wabah ini. Jangan lelah, jangan bosan, jangan jenuh kita harus bersama kuat dalam memerangi wabah covid-19 ini. Insyallah semua akan berangsur normal kembali asalkan kita laksanakan tugas ini bersama dengan tulus dan ikhlas. Pemkab Jombang, TNI-Polri juga tidak bisa bekerja tanpa bantuan dari seluruh masyarakat dan stakeholder lainnya," kata Mundjidah.
Usai apel, Bupati Jombang Bersama Wakil Bupati dan didampingi Forkopimda memberangkatkan Satgas yang mengkampanyekan penggunaan masker kepada masyarakat. Serta dilakukan penandatanganan komitmen Bersama para tokoh agama dan masyarakat. Hal itu, untuk mendukung kampanye penggunaan sekaligus pembagian masker dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru untuk
mendukung percepatan penanganan Covid 19 dan pemulihan ekonomi nasional.(*)
