Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Minta APBD-P 2020 Lebih Pro-Rakyat
Reporter
Syaiful Ramadhani
Editor
Yunan Helmy
10 - Sep - 2020, 07:42
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep meminta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Sumenep tahun 2020 berpihak kepada rakyat.
Menurut juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Darul Hasyim Fath, APBD-P Sumenep 2020 harus sesuai dengan kebutuhan dan alokasinya "menetes" langsung ke masyarakat.
Baca Juga : Jalani Tes Psikologis dan Wawancara, Didik Gatot: Ini untuk Mengukur Kematangan Seorang Pemimpin
"Kami berharap dalam APBD-P ini, pemkab punya perhatian lebih pada isu kemiskinan. Bagaimana pemulihan kesehatan dan ekonomi berjalan secara simultan," ungkap pria yang biasa disapa Darul ini, Kamis (10/9/2020).
Belanja daerah akan berkualitas jika mampu menjawab persoalan seperti kemiskinan hingga pembiayaan pembangunan. Sebab, dirinya meyakini hal tersebut sebagai isu-isu strategis. "Belanja daerah akan memiliki arti dan dampak yang signifikan manakala mampu menjawab persoalan-persoalan seperti kemiskinan, ketimpangan pendapatan, dan pembiayaan pembangunan," bebernya.
Selain itu, ketua Komisi I DPRD Sumenep ini juga meminta pemerintah daerah cermat merencanakan program APBD-P 2020. Pembahasan itu hendaknya memperhatikan pemenuhan nilai-nilai ekonomi, efisiensi, efektivitas, akuntabilitas, dan responsivitas.
Apalagi, lanjut Darul, konteks saat ini berbeda dengsn tahun sebelumnya. Yakni pemerintah dihadapkan dengan penanganan pandemi covid-19 yang berdampak pada sektor ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Di Tengah Pandemi Covid-19, Bapaslon LaDub Yakin Raih Kemenangan 70 Persen
"Atas nama Fraksi PDI Perjuangan, saya menyampaikan harapan semoga perubahan APBD 2020 ini akan tercatat sebagai ikhtiar kita dalam merespons setiap kebutuhan masyarakat dan upaya kita dalam mengatasi persoalan yang kita hadapi terkait penyelanggaraan pemerintah dan pembangunan di Kabupaten Sumenep," tandasnya.
Untuk diketahui, anggaran yang akan dibahas pada APBD-P 2020 ini hanya sekitar Rp 32 miliar. Anggaran ini salah satunya akan dialokasikan untuk membantu masyarakat terdampak covid-19. Salah satunya dengan program padat karya.
