Mundur dari Kontestasi Pilkada,Gus Munib Fokus di Pesantren
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
Dede Nana
24 - Aug - 2020, 03:25
Ahmad Munib Syafaat, anggota DPRD Banyuwangi dari FKB, akhirnya mengundur diri dari kontestasi Pilkada serentak 2020 Banyuwangi. Gus Munib, sapaan akrabnya, seperti diketahui mendapat surat tugas dari PKB untuk ikut serta dalam Pilkada 2020.
Pengunduran diri Gus Munib, menurut Ahmad Hisyam Syafaat pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Blokagung Banyuwangi, setelah adanya musyawarah keluarga. Serta melihat kondisi pondok pesantren yang lebih membutuhkan kehadiran Gus Munib.
Baca Juga : Gelombang Menangkan Kotak Kosong Pilkada Kabupaten Kediri Semakin Menyeruak
“Ini atas kemauan Gus Munib sendiri untuk mengundurkan diri. Gus Munib merasa tenaga, pikiran dan kehadirannya lebih dibutuhkan di pesantren dan di DPRD Banyuwangi,” ucap Ahmad Hisyam.
Dengan pengunduran diri Gus Munib, maka konstelasi politik di Banyuwangi semakin mengurucut menyusul turunnya rekomendasi Partai Demokrat kepada pasangan H. Yusuf Widyatmoko – KH. Muhammad Riza Aziziy M (19 Agustus 2020) lalu. Kemudian disusul turunya rekomendasi dari PKB yang diserahkan di kantor PWNU Jawa Timur di Surabaya pada 21 Agustus 2020.
Ahmad Hisyam melanjutkan, pengunduran Gus Munib yang melibatkan keluarga besar Ponpes Blokagung, juga dilatari dengan adanya keinginan dari H Yusuf Widyatmoko berpasangan dengan Gus Riza (KH. Muhammad Riza Aziziy M) sebagai wakil bupati.
Di mana Gus Riza merupakan keponakan dari Gus Munib dan merupakan putra sulung Ahmad Hisyam Syafaat.
Atas dinamika politik yang terjadi, Ahmad Hisyam mengimbau kepada keluarga besar, alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Darussalam Blokagung untuk tetap istiqomah memberikan dukungan kepada calon bupati yang sudah menjadi keputusan dewan masayikh Blokagung.
“Semua proses ini sudah menjadi keputusan dewan masayikh dengan berbagai pertimbangan yang matang, dan tentunya juga melalui istikharah. Oleh karenanya kami mengimbau kepada seluruh alumni untuk tetap istiqomah memberikan dukungan dan doa yang saat ini menjadi ikhtiyar dari keluarga besar Pondok Blokagung,” ujarnya.
Baca Juga : Cabup Ipuk Festiandani Janji Fokus Pemberdayaan Keluarga
Dengan mendapatkan dua rekomendasi dari Partai Demokrat yang memiliki 6 kursi dan disusul PKB dengan 9 kursi di DPRD Banyuwangi, serta tidak menutup peluang merapatnya beberapa parpol lain. Sudah bisa dipastikan pasangan H. Yusuf Widyatmoko – Gus Riza mendapatkan tiket menjadi calon bupati-wakil bupati Banyuwangi. Serta siap bersaing dalam kontestasi Pilkada Banyuwangi 2020 melawan pasangan Ipuk Fiestiandani Azwar Anas – Sugirah yang diusung oleh PDI Perjuangan yang memiliki 12 kursi dan Partai Nasdem yang memilik 5 kursi parlemen.
Sedangkan partai politik yang belum menentukan pilihan dalam pilkada Banyuwangi adalah Partai Golkar 5 kursi, Partai Gerindra 5 kursi, PPP dengan 4 kursi, dan PKS masing-masing 2 kursi dan Hanura yang meraih dua kursi di dewan.
