Pemain belum Lengkap, Arema Perlu Benahi Ini

Reporter

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

17 - Aug - 2020, 03:32

Dedik Setiawan (hitam) saat berebut bola saat ujicoba dengan pemain Arema FC U-20 (official Arema FC)


Kehilangan banyak pemain yang absen karena membela Timnas Indonesia, dan pemain asing yang tak kunjung tiba, Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto menyebut lini belakangnya perlu pembenahan.

Untuk diketahui, sebanyak lima pemain lokal Arema FC dipanggil Shin Tae Yong untuk mengikuti training center Timnas Indonesia di Jakarta. Mereka yang dipanggil adalah Kushedya Hari Yudo, M. Rafli, Johan Alfarizi, Bagas Adi Nugroho dan Hendro Siswanto.

Baca Juga : Cari Pemain Asing Baru, Arema Tunggu Pelatih Kepala Datang

Dari kelima pemain itu, dua di antaranya yakni Bagas Adi Nugroho dan Johan Alfarizi adalah berposisi sebagai pemain belakang yang reguler bermain di tiga laga saat Liga 1 2020. Sementara satu pemain lini belakang asing yakni Matias Malvino juga belum diketahui kapan akan kembali ke Indonesia.

Tim Arema FC sendiri sebelumnya telah melakukan laga ujicoba melawan para pemain Arema FC U-20 yang berakhir dengan skor 5-2. Meski menang, ternyata gawang tim senior juga kebobolan dua gol. Oleh karena itu, Charis menganggap perlu pembenahan kembali di lini belakang agar saat turun di kompetisi tidak lagi ada kendala teknis. "Lini belakang masih perlu perbaikan, karena masih ada celah disitu," ucap Charis.

Di sisi lain, Charis menganggap permainan antar lini sudah cukup bagus dan hanya tinggal melakukan peningkatan. Hal itu seiring menunggu datangnya pelatih kepala Arema FC yang dikabarkan berasal dari Brasil. "Organisasi (permainan) sudah cukup bagus, jarak antar lini juga sudah baik, tinggal meningkatkan saja," kata Charis.

Menurut Charis, kesalahan pada ujicoba adalah hal wajar bagi pemain. Apalagi setelah sekian lama tidak bermain bersama tentu membuat sedikit perubahan. Ditambah lagi pemainnya yang belum lengkap. "Untuk kekurangan masih wajar, karena pemain masih baru menjalani pertandingan (ujicoba)," jelasnya.

Baca Juga : Calon Pelatih Arema Magang di Liga 1 2020 untuk Kompetisi 2021

Meski begitu, mantan asisten pelatih Borneo FC itu berharap nantinya pemain lain segera bergabung dan pelatih kepala segera datang sehingga persiapan tim akan berjalan maksimal.


Topik

Olahraga, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette