Skuat Arema FC saat masih dilatih oleh Mario Gomez (official Arema FC)
Skuat Arema FC saat masih dilatih oleh Mario Gomez (official Arema FC)

Calon pelatih Arema FC tampaknya akan ditarget untuk bisa membawa tim mampu bersaing di kompetisi Liga 1 2021 mendatang. Hal itu karena musim kompetisi 2020 sudah dipastikan tidak ada degradasi.

Media Officer Arema FC Sudarmaji mengatakan, pelatih Arema nantinya harus memiliki orientasi ke musim depan. Sebab,  jika hanya berkutat pada musim ini, tentunya manajemen akan kesulitan menemukan formula pada musim depan.

Baca Juga : Tren Gowes, Pejabat dan ASN Pemkot Malang Kompak Bersepeda

"Tentunya orientasinya harus ke musim 2021, karena kalau dibilang ya musim ini memang tidak ada degradasi. Karena itu, pelatih nantinya harus punya pandangan di musim depan," kata Sudarmaji.

Sementara itu, untuk pemain, Sudarmaji mengaku hal itu adalah kebijakan pelatih. Dia memgatakan pelatih yang lebih tahu tentang kebutuhan tim untuk menuntaskan kompetitif Liga 1 2020.

"Kalau masalah itu tentu tim pelatih, karena mereka yang tahu kebutuhannya. Beruntungnya kami punya asisten pelatih yang paham karakter Arema. Jadi, pelatih kepala nantinya tidak kesulitan lagi," ucapnya.

Baca Juga : Muncul Usul Stadion Gajayana Dikelola Arema, Wali Kota Kaji Mekanismenya

Saat ini Charis Yulianto dipercaya sebagai karteker pelatih Arema setelah Mario Gomez memilih pisah karena tidak setuju dengan rekontrak. Charis sebelumnya adalah asisten pelatih di skuad Singo Edan. <