Cari Pemain Asing Baru, Arema Tunggu Pelatih Kepala Datang

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

16 - Aug - 2020, 03:13

Jonathan Bauman saat melakukan latihan bersama Arema FC (official Arema FC)


Arema FC hingga saat ini masih menunggu keputusan tim pelatih untuk mencari pemain asing baru. Hal itu karena hingga saat ini belum ada pelatih kepala yang memegang kendali tim.

Mantan pelatih Arema FC, Mario Gomez tidak sepakat dengan surat keputusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Nomor 53 tahun 2020, terkait perubahan nilai kontrak baru. Sebagai gantinya, tiga asisten pelatih Charis Yulianto, Kuncoro dan Singgih Pitono menjadi nahkoda sementara. 

Baca Juga : Calon Pelatih Arema Magang di Liga 1 2020 untuk Kompetisi 2021

Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan, sembari menunggu keputusan soal pelatih baru. Manajemen saat ini juga menunggu pemain asing baru sebagai pengganti Jonathan Bauman yang juga tidak sepakat dengan re-kontrak.

Sudarmaji mengaku bahwa pemain asing pengganti Bauman tergantung pelatih baru. Menurutnya, pelatih baru dianggap memiliki pertimbangan teknis agar bisa mengatur strategi apakah akan merekrut pemain asing diposisi penyerang atau di posisi lainnya. 

"Pemain asing baru juga menunggu pelatih baru. Untuk itu asisten pelatih sedang berfikir posisi Bauman apa, dia pemain asing non Asia. Untuk itu kami manajemen menunggu pelatih baru," kata Sudarmaji. 

Pemain asing baru juga menunggu pelatih baru. Untuk itu asisten pelatih sedang berfikir posisi Bauman apa, dia pemain asing non Asia. Untuk itu kami manajemen menunggu pelatih baru," kata Sudarmaji. 

Selain itu, Sudarmaji mengaku beruntung memiliki tiga asisten pelatih yang mengerti karakter dari Arema FC. Tapi meski begitu, pihaknya akan terus komunikasi dengan tim pelatih sembari menunggu keputusan pelatih baru sehingga lebih mudah dalam mencari pemain asing.

Baca Juga : Arema FC Pusing, Dua Legiun Asingnya Tak Kunjung Tiba

"Nanti juga dibicarakan kebutuhan pemain seperti apa dari pelatih. Cluenya adalah harapannya ketika direksi memutuskan nama baru. Sudah harus memikirkan atau berorientasi kompetisi ke depan musim 2021, bukan sekarang," ungkap Sudarmaji. 
 

 


Topik

Olahraga, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette