Muncul Kluster Moge di Kabupaten Blitar, 9 Orang Tertular Covid-19
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
30 - Jul - 2020, 10:07
Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar kembali bertambah. Gugus Tugas mencatat penambahan 21 kasus positif Covid-19 per 29 Juli kemarin.
21 orang yang terpapar Covid-19 tersebut diantaranya 4 tenaga kesehatan (Nakes), 8 warga dari empat kecamatan diantaranya Kecamatan Gandusari, Sutojayan dan Garum. Sementara 9 sisanya berasal dari klaster baru, yakni klaster klub motor gede (Moge).
Baca Juga : Total 141 Sembuh, Tinggal 13 Orang Pasien Konfirm Covid-19 Masih Dirawat
Dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti terpaparnya 9 orang dari klaster klub moge ini masih berkaitan dengan klub gowes yang menularkan Covid-19 ke tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
Diketahui dari satu orang anggota klub moge tersebut merupakan anggota dari klub gowes. Dia merupakan seorang nakes berusia 51 tahun yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta.
“Satu pasien positif dari klub gowes ada yang ikut klub moge. Di hari yang sama yakni hari Minggu 12 Juli kemarin, dia selain ikut gowes ke Ngusri bersama para nakes, sorenya dia juga touring bersama teman-temanya klub moge Phantom ke Puncak Langit di Resampombo Kecamatan Doko," ungkap Krisna Yekti, Kamis (30/7/2020).
Nakes tersebut mengaku, touring dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan tidak melepas masker. Namun, saat mereka tiba di Puncak Langit, rombongan ikut bernyanyi bersama grup musik tradisional warga lokal yang sedang melakukam latihan. Saat itulah sebagian melepas masker untuk ikut bernyanyi.
Baca Juga : Kabar Baik, 9 dari 40 Nakes RSUD Ngudi Waluyo Dilaporkan Sembuh dari Covid-19
Selepas kegiatan itu, pasien mengalami gejala mengarah ke Covid-19. Kemudian ia melakukan test swab dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19.
“Kami langsung lakukan tracing begitu yang bersangkutan dinyatakan positif. Nah, pada saat kami lakukan tracing itu di klub gowes kami dapat informasi bahwa yang bersangkutan juga sempat touring dengan klub moge di hari yang sama. Anggota klub moge itu langsung kami tracing dan hasilnya ketemu 49 orang yang kontak erat termasuk kelompok kesenian musik tradisional yang ada di lokasi wisata Puncak Langit. Semua langsung di-swab test dan hasilnya ada 9 orang yang terkonfirmasi positif," pungkasnya.
