Tahapan Seleksi CPNS di Kabupaten Malang Dilanjutkan, Tes SKB Bergulir September

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

22 - Jul - 2020, 04:19

Kepala BKPSDM Kabupaten Malang Nurman Ramdanysah (Foto : Dokumen MalangTIMES)


Teka-teki tindak lanjut  tahapan seleksi CPNS (calon pegawai negeri sipil) pada formasi tahun 2019 yang sempat terkatung-katung karena adanya pandemi covid-19 akhirnya mulai menemui kejelasan.

Hal itu menyusul adanya surat menteri PAN-RB (pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi) tertanggal 16 Juli 2020 lalu. Surat bernomor B:611/M.SM.01.00/2020 itu dengan lugas meminta kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK) pusat dan daerah serta  kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk melaksanakan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Baca Juga : KPU Sumenep Habiskan Dana Rp 375 Juta untuk Biaya Rapid Test PPDP

”Kami sudah mulai mendapat arahan dari pusat. Artinya sudah ada surat dari Kemen PAN-RB. Rencananya akan dilaksanakan pada awal September (2020). Artinya tahapan keduanya adalah seleksi kompetensi bidang,” ucap Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang Nurman Ramdanysah.

Nurman mengaku saat ini pihaknya sudah melakukan persiapan dan rapat teknis guna mematangkan konsep pelaksanaan SKB tersebut. Bahkan hari ini (Selasa 21/7/2020) sudah dilangsungkan vidcon (video conference) dengan BKN regional untuk mematangkan konsepnya.

”Tinggal nanti hari H-nya (pelaksanaan, red). Kepastiannya di awal September itu masih menunggu lagi kepastian dari Kemen PAN-RB nanti,” sambung Nurman.

Sebagai informasi, SKB yang bakal dilaksanakan pada awal September 2020 tersebut merupakan serangkaian tahapan tes CPNS yang sebelumnya sudah digelar. Yakni tahap SKD (seleksi kompetensi dasar).

”Itu kemarin yang lolos SKD kurang lebih 10 ribu sekian. Nantinya akan diseleksi lagi. Nanti akan dikompres sesuai kuota kami, yaitu 571 itu,” ucap Nurman.

Baca Juga : Dilantik jadi Sekda, Bupati Sebut Wahyu Hidayat juga Jabat Plt Dinas Cipta Karya

Menurut dia, kuota yang hanya ratusan tersebut bakal diisi oleh kebutuhan riil yang diperlukan oleh Pemkab Kabupaten Malang. Yakni didominasi  tenaga kesehatan dan guru. ”Tapi itu pun sebetulnya kalau bicara secara angka riil lagi, mash  jauh dari kebutuhan kami karena sangat banyak yang pensiun dan ini kuotanya cuma segitu (571, red),” pungkasnya.

 


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette