Dulang Dukungan Partai, Pasangan Dito-Dewi Resmi Dapat Rekomendasi NasDem

Reporter

Eko Arif Setiono

Editor

Dede Nana

20 - Jul - 2020, 04:11

Pasangan Dito-Dewi menerima rekomendasi dari Partai Nasdem. (eko arif s/Jatimtimes)


DPD Partai Nasdem Kabupaten Kediri akhirnya secara resmi memberikan rekomendasi kepada pasangan Hanindhito Himawan Pramono dan Dewi Mariya Ulfa sebagai bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon Wakil Bupati (Bacawabup) Kediri yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang. 

Penyerahan rekom Partai NasDem dilaksanakan di Hotel Insumo Palace Kediri, Minggu (17/7/2020).

Baca Juga : Heboh Gibran Maju Pilkada, Pengamat Sebut SBY Lebih Baik dari Jokowi Soal Politik Dinasti

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri Lutfi Mahmudiono mengatakan, bahwa hari ini secara resmi  Partai NasDem menyerahkan rekomendasi kepada pasangan Dito-Dewi di Pemilihan Bupati Kediri 2020.

"Kita akan bekerja keras untuk memenangkan pasangan kakak Dhito dan kakak Dewi. Kakak Dhito ini kita kenal sebagai sosok muda yang familier, aspiratif dan juga responsif. Ini yang kita butuhkan di Kediri," katanya usai acara.

Lutfi berharap, Mas Dhito bisa menjadi pemimpin di Kabupaten Kediri yang mengerti keinginan rakyat. Sebab menurutnya, selama ini pihaknya belum merasakan kehadiran pemimpin di tengah-tengah masyarakat.

“Selama ini dari sisi perjalanan pemerintahan belum optimal. Sehingga anggaran kita juga selalu sisanya tinggi terus di atas Rp 500 milyar. Ini kan berarti perencanaannya belum maksimal,”ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang sama Hanandhito Himawan Pramono mengucapkan terima kasih banyak kepada DPP DPW dan DPD Partai Nasdem yang telah membantu selama proses pencalonan dan pemilihan rekomendasi.

“Saya berterima kasih kepada Partai NasDem yang sudah memberikan rekomendasi tanpa ada mahar politik. Seperti jargonnya. Memang NasDem menginginkan supaya calon kepala daerah tidak melakukan korupsi. Idealnya sebagai seseorang pemimpin harus memiliki kreativitas. Dan kami sudah memiliki program-program tersebut,” ungkap Dhito.

Dihadapan para jajaran pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri menyatakan, ikrarnya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih bebas korupsi bila dipilih masyarakat Kabupaten Kediri. Hal pertama yang akan dilakukannya adalah melakukan reformasi birokrasi.

“Di program paling atas saya adalah reformasi birokrasi. Siapapun yang tidak sejalan dengan masyarakat atau melakukan korupsi, maka akan saya pecat," tegasnya.

Kedua, karena sering diskusi dengan Kakak Lutfi, Antox dan Nurhadi (anggota DPR RI dari partai Nasdem). Sering kali disampaikan pola komunikasi legislatif dan eksekutif kurang sejalan, akan dirubahnya. 

Baca Juga : Terpilih secara Aklamasi, Ruliyono Duduki Kursi Ketua DPD Golkar Banyuwangi

"Nanti hubungan yang sudah lama tidak bisa baik, bisa rujuk kembali,” imbuhnya.

Sampai saat ini partai politik yang sudah memberikan rekomendasi kepada pasangan Dito-Dewi yakni PDI Perjuangan, PKB, PAN dan Partai Nasdem. Keempatnya telah mengeluarkan surat rekomendasi resmi kepada pasangan Dito-Dewi agar maju sebagai Bacabup-Bacawabup di Kabupaten Kediri.

Adapun, keempat parpol tersebut merupakan parpol yang besar di Kabupaten Kediri. Bila digabung perolehan kursinya di DPRD mencapai 33 kursi, dengan rincian PDI Perjuangan 15 kursi, PKB 9 kursi, PAN 5 kursi dan Nasdem 4 kursi.

Sementara itu, parpol lain masih ada 17 kursi yang belum menentukan pilihan. Diantaranya, Partai Golkar 6 kursi, Partai Gerindra 5 kursi, Partai Demokrat 3 kursi, PPP 2 kursi, dan PKS 1 kursi.

 

 


Topik

Politik, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette