Bek Muda Arema Siap Jalani Rapid Test, Tak Sabar Gabung Tim

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

17 - Jul - 2020, 02:42

Nurdiansyah saat menjalani latihan bersama Arema FC sebelum Liga 1 2020. (official Arema FC)


Stopper muda Arema FC Nurdiansyah sudah tidak sabar untuk menjalani latihan perdana dan berkumpul bersama rekannya. Apalagi, sudah hampir lima bulan kompetisi Liga 1 2020 terhenti akibat pandemi covid-19.

Nurdiansyah mengaku antusias mendengar kabar bahwa tim akan segera berkumpul lagi. Dan rencananya akan digelar rapid test untuk mengawali pertemuan tim sembari membahas rekontrak.

Baca Juga : Ada Klaim Persewangi Milik Kelompok, Manager Tim: Klub Milik Rakyat Banyuwangi

Sebelumnya, pelatih kepala Arema FC Mario Gomez mengagendakan pada 20 Juli mendatang seluruh penggawa Singo Edan akan kembali melakukan latihan perdana. Namun, kemungkinan latihan juga bisa digelar pada awal Agustus mengingat kloter kedua rapid test digelar pada 27 Juli.

Saking lamanya tidak latihan bersama rekannya, Nurdiansyah mengaku sudah sangat rindu dengan suasana latihan tim. Jebolan Persema Junior itu itu sudah tidak sabar kembali berkumpul dengan rekan-rekannya di Arema FC.

“Alhamdulillah dengar kabar tim mau berkumpul lagi dan liga mau bergulir Oktober, tentunya sangat senang sekali. Ya, akhirnya bisa kumpul dengan teman-teman, bisa latihan bersama. Sudah sangat kangen sekali suasana latihan bareng teman-teman,” ungkap pemain asal Jombang itu.

Nurdiansyah juga tak mempermasalahkan kebijakan manajemen Arema FC yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat di dalam tim. Menurut dia, hal itu tidak jadi masalah. Justru kebijakan tersebut sangat bagus untuk mencegah pemain dan pelatih dari wabah virus covid-19.

Baca Juga : Monitoring Kegiatan Cabor, KONI Banyuwangi Pastikan Pelatihan Tetap Efektif

“Iya tidak apa-apa soal protokol kesehatan yang ketat. Itu juga untuk kepentingan kita bersama. Harus patuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah,” pungkasnya.

 


Topik

Olahraga, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette