Penghuni Berkurang, Pemkot Blitar Resmi Tutup Rumah Karantina Covid-19
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
A Yahya
15 - Jul - 2020, 03:32
Pemerintah Kota Blitar resmi menutup rumah karantina covid-19 yang berada di Rusunawa Yonif 511/DY di Jalan Sumba Kota Blitar. Penutupan ini sesuai dengan keputusan Wali Kota Blitar Santoso berdasarkan permohonan dari Dinas Kesehatan.
Dikatakan Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, dr M Muchlis, penutupan rumah karantina covid-19 telah disetujui wali kota Blitar. Alasan utama ditutupnya rumah karantina adalah karena penghuninya semakin sedikit.
Baca Juga : 1 PDP Covid-19 Meninggal, Relawan PMI Jember Bantu Lakukan Pemakaman dengan SOP Ketat
“Penghuninya semakin menipis, karena warga lebih memilih untuk isolasi mandiri,” ungkap dr Muchlis dilansir BLITARTIMES dari laman situs resmi Pemkot Blitar, Selasa (14/7/2020).
Dengan ditutupnya rumah karantina covid-19 di Jalan Sumba, Muchlis yang juga Kepala Dinas Kesehatan menghimbau kepada warga Kota Blitar yang beresiko terhadap covid-19 untuk mawas diri. Warga juga diminta untuk melaksanakan isolasi mandiri di lingkungannya masing-masing dengan pengawasan dari Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19.
“Dengan ditutupnya rumah karantina ini, kami dari Dinas Kesehatan akan kembali ke fungsi utama sesuai dengan kaidah Kemenkes maupun Dinkes Provinsi. Untuk warga yang memiliki gejala ya diwajibkan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat,” tegasnya.
Baca Juga : Antrean Truk Tebu Sering Bikin Macet, Proses Giling PG Krebet Baru Bakal Tutup Sementara
Lebih dalam Muchlis menyampaikan, dalam mencegah penyebaran covid-19 pihaknya tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi pola hidup bersih dan sehat. Serta selalu mematuhi protokol kesehatan dengan sering mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak ketika berada di ruang publik,” pungkasnya...