Sembilan Kecamatan di Ngawi Waspada Ancaman Kekeringan

14 - Jul - 2020, 07:25

Kesiapan armada mobil tanggap bencana BPBD Ngawi


Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngawi saat ini telah melakukan langkah pemetaan wilayah yang dinilai rawan kekeringan sebagai langkah antisipasi.

Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada musim kemarau tahun 2020 ini diperkirakan akan mengancam sembilan kecamatan. Yakni Kecamatan Mantingan, Kecamatan Karang Anyar, Kecamatan Widodaren, Kecamatan Kedunggalar, Kecamatan Pitu, Kecamatan Ngawi, Kecamatan Bringin, Kecamatan Kasreman, Kecamatan Sine.

Baca Juga : Masa Pandemi, Jumlah Sampah TPA Talangagung Melonjak, Sampah Rumah Tangga Mendominasi

Sebagai langkah antisipasi bencana kekeringan di sejumlah daerah tersebut, BPBD Ngawi kini telah menyiapkan setidaknya 15 unit armada mobil tanki air bersih kapasitas tujuh ribu liter per unit. Untuk itu sejumlah armada mobil tanki air kini telah menjalani perbaikan dan perawatan, agar nantinya lancar dalam mensuplai air.

"Armada tanki air dipersiapkan untuk suplai air bersih ke daerah berdampak kekeringan tiap hari," kata Teguh Puryadi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi kepada NgawiTimes selasa siang tadi (14/07/2020).

Ditegaskan Teguh pembagian suplai air bersih nanti sesuai kebutuhan masyarakat yang berdampak kekeringan.

Selain itu, mengantisipasi bencana kekeringan BPBD Ngawi kini juga terus berupaya melakukan upaya sosialisasi penghijauan lahan kering atau tandus kepada masyarakat. Dengan cara mengajak masyarakat untuk melakukan penghijauan penanaman pohon dan reboisasi lahan tandus. Upaya ini sebagai langkah mengurangi dampak kekeringan dan mengembalikan sumber mata air.

Baca Juga : Pandemi Corona, Volume Sampah di Ngawi Justru Turun

"Langkah sigap terus dilakukan dalam menanggulangi kekeringan di wilayah kami, diantaranya dengan upaya penghijauan," tegas Teguh Puryadi.


Topik

Lingkungan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette