DLH Kota Malang Awasi Kursi yang Sudah Ditutup

Reporter

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

22 - Jun - 2020, 03:58

Jalan Besar Ijen (istimewa)


Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang terus mengawasi kursi-kursi di Jalan Besar Ijen yang sudah ditutupi bambu. Hal itu dikarenakan masih ada sejumlah warga yang membandel menggunakan kursi tersebut. Padahal, penutupan itu untuk mencegah berkumpulnya warga di kawasan tersebut. 

Bahkan, ada sebagian warga yang membuka penutup kursi tersebut. Mengetahui hal itu, petugas  Bidang Ruang Terbuka Hijau DLH Kota Malang pun menutupnya kembali.

Baca Juga : Pemanfaatan Filter Air dengan Botol Bekas, Cipta Karya Turut Dongkrak Ekonomi Warga

"Kami terus melakukan pengecekan terhadap kursi yang sudah ditutup dengan bambu, karena jika terlihat ada yang dibongkar, kami akan langsung tutup kembali," ujar Kepala Bidang RTH DLH Kota Malang, Kuncahyani.

Tak hanya di Jalan Besar Ijen, DLH Kota Malang juga menutup kursi yang ada di 93 taman dan 7 hutan kota yang ada di wilayah Kota Malang. Karena dikhawatirkan masih ada oknum masyarakat yang masih ngotot ingin menggelar perkumpulan.

"Kami sudah lakukan penutupan agar tidak ada kerumunan, dan itu agar masyarakat tidak tertular penyebaran Covid-19," jelas Kuncahyani. 

Untuk diketahui, setelah pemerintah memutuskan memasuki masa New Normal, kehidupan masyarakat Kota Malang kembali seperti sebelum adanya wabah Covid-19.

Baca Juga : Hasil Survei, dari 150 Orang, 50 Persen Masyarakat Kota Malang Paham Zero Waste

Namun pemerintah juga masih memberlakukan aturan agar masyarakat tidak melakukan perkumpulan meski sudah masuk pada fase New Normal.

 


Topik

Lingkungan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette