Klaster Pedagang Positif Covid-19 Meningkat, Pasar Lawang Ditutup

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

20 - Jun - 2020, 03:31

Kondisi Pasar Lawang yang sedang dipersiapkan untuk dilakukan penyemprotan desinfektan tadi pagi, Jumat (19/6/2020).


Pada hari ini Jumat (19/6/2020) selama satu hari Pasar Lawang telah resmi ditutup. Penutupan itu untuk dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Malang di seluruh tempat Pasar Lawang. 

Hal itu dilakukan setelah banyak dari kluster pedagang Pasar Lawang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Diperkuat dengan keluarnya surat dari Kecamatan Lawang Nomor : 300/255/35.07.25/2020 perihal Penghentian Sementara Kegiatan Pasar Lawang tertanggal 16 Juni 2020. 

Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa penghentian sementara Pasar Lawang tersebut dilakukan secara menyeluruh, termasuk di sekitar ruko-ruko modern di sekitar Pasar Lawang. 

Selain itu juga dilakukan penyemprotan disinfektan oleh petugas dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Malang selama dua kali pagi dan sore hari pada pukul 08.00 WIB dan pukul 16.00 WIB. 

Kepala Unit Pengelola Pasar Daerah (UPPD) Lawang, Sigit Sugiarto menuturkan bahwa Pasar Lawang yang biasanya buka selama 24 Jam di hari biasa-biasa sebelum adanya pandemi Covid-19 secara resmi ditutup pada hari Jumat (19/6/2020) sejak pukul 06.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. 

"Kami juga sudah koordinasikan ke pedagang agar paginya tidak usah membuka kios khusus hari ini dan mereka setuju," tuturnya kepada pewarta, Jumat (19/6/2020). 

Sigit mengungkapkan bahwa penutupan sementara operasional Pasar Lawang dikarenakan banyak para pedagang yang telah di-rapid test dan keluar hasil reaktif. Selain adanya puluhan pedagang yang reaktif, terdapat dua pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ditemukan puluhan pedagang yang reaktif dan juga ada dua pedagang yang positif Covid-19 dari pantauan kami. Maka dari itu dari pada nanti meluas kami sterilkan saja untuk hari ini," ungkapnya. 

Maka dari itu, Sigit menyebutkan penutupan sementara operasional Pasar Lawang dilakukan juga untuk melindungi para pedagang agar tidak terkena semprotan disinfektan yang lakukan oleh petugas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Malang. 

"Dari pada nanti bahaya kalau ada yang berdagang ketika kami menyemprot, jadi lebih baik diliburkan saja hari ini. Agar penyemprotan disinfektan maksimal dan efektif, kami sepakat dengan pedagang untuk libur sehari," sebutnya. 

Untuk informasi bahwa dalam penyemprotan disinfektan dilakukan oleh petugas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Malang yang terdiri dari personel PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang. 

Penyemprotannya pun dilakukan dengan mengerahkan empat mobil tangki air yang berisi disinfektan yang melibatkan puluhan personel gabungan dengan menyemprotkan disinfektan di sisi luar dan dalam Pasar Lawang.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette