Pemkab Banyuwangi Siapkan Stiker Layak SOP Covid-19
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
13 - Jun - 2020, 10:22
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyiapkan stiker yang akan dipasang di restoran, warung dan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dinilai layak dan memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) setelah pencanangan damai dengan Covid-19.
Menurut M Yanuarto Bramuda, yang akrab disapa Bram, selain memasang stiker bagi tempat-tempat yuang dinilai sesuai SOP Covid-19, pihaknya juga menyiapkan aplikasi online yang membantu masyarakat Banyuwangi maupun wisatawan yang ingin mendapatkan informasi daftar restoran, warung dan tempat makan yang mendapatkan sertifikasi layak Covid-19 dari Pemkab Banyuwangi.
Baca Juga : Sah! Setelah Ditinjau Dinkes Provinsi, RS Prima Husada Akhirnya Resmi 'Diistirahatkan'
”Tahapan setelah program sosialisai bagi pelaku usaha restoran warung dan PKL, setelah tanggal 14 Juni 2020 ada verifikasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid kabupaten dan kecamatan untuk memberikan pinilaian dan verifikasi tempat-tempat yang layak atau sesuai dengan SOP Covid-19 di Banyuwangi,” jelasnya.
Selanjutnya pejabat yang dikenal ramah itu menuturkan selain pemasangan stiker, saat ini pihaknya tengah merampungkan aplikasi yang membantu dan memudahkan warga masyarakat mendapatkan informasi tempat makan yang memenuhi standar layanan yang ditetapkan oleh Pemkab Banyuwangi.
Sehingga, imbuh dia bagi pelaku usaha kuliner dengan adanya verifikasi dan pemasangan stiker sekaligus dibantu dalam promosi dengan aplikasi yang dirancang oleh Pemkab Banyuwangi. Apabila masyarakat berkunjung ke satu wilayah kecamatan mereka bisa membuka aplikasi untuk mengetahui dengan mudah tempat makan yang sudah memenuhi kualifikasi kesehatan yang telah ditetapkan standarnya oleh pemerintah.
Bram menambahkan dengan adanya tahapan sosialisasi dan verifikasi sampai dengan pemasangan stiker dan aplikasi bagi pelaku usaha kuliner, pihaknya mengajak wisatawan yang datang dan berkunjung ke Banyuwangi bisa mendapatkan rasa aman nyaman sehat atau untuk mewujudkan peduli higiens dan healthy tourism di Banyuwangi.
Lebih lanjut pejabat yang tinggal di Perumahan Mendut Regency itu menambahkan ke depan apabila masyarakat ingin ke warung atau restoran di Banyuwangi diharapkan untuk melihat dulu tempat yang dituju sudah ada stikernya atau belum.
Baca Juga : Masa Transisi Berakhir Besok, Akankah Malang Raya Masuki New Normal?
Hal tersebut perlu dilakukan untuk memastikan kualitas kebersihan kesehatan dan higiens tempat makan yang diinginkan.
”Jadi ini proses latihan semua pihak dalam mewujudkan tata kehidupan normal baru sekaligus ada unsur edukasi dan promosi bagi warga masyarakat. Seharusnya para pengusaha kuliner tidak keberatan karena semua merupakan tuntuan jaman dan seleksi alam agar keberadaan restoran/ warung mereka bisa diterima masyarakat maupun wisatawan,” tegas Bram mengakhiri wawancara di ruang kerjanya.
