Dianggarkan Rp 871 M, Diklaim Pro Rakyat dan Ekonomi Kreatif

Reporter

Nur Rofik

Editor

Redaksi

19 - Nov - 2015, 08:50

Suasana Rapat Paripurna penetapan APBD Kota Blitar, Kamis (19/11/2015).(Foto: Rofik/Blitartimes)


BLITARTIMES - Seluruh Fraksi di DPRD Kota Blitar telah menyetujui penetapan APBD Kota Blitar untuk tahun 2016 nanti. Penetapan RAPBD disahkan dengan Rapat Paripurna di Gendung Paripurna DPRD Kota Blitar, Kamis (19/11/2015) sekitar pukul 09.00 WIB.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto yang memimpin sidang Paripurna ini mengatakan, APBD Kota Blitar untuk tahun 2016 disepakati mencapai Rp 817 miliar. APBD ini akan difokuskan pada  peningkatan Sumber Daya Manusia mulai dari pendidikan dasar, kelompok kecil dan menengah lanjutan hingga pengembangan kelompok industri kecil  menengah.

“Ini menjadi fokus kami guna meningkatkan daya saing kelompok ekonomi kreatif di Kota Blitar,”terangnya.

Hanya saja dia mengakui dalam hal ini pihaknya agak repot dengan berlakunya undang-undang nomor 23 yang mengatur tentang dana hibah. Untuk mensiasati ini, pihaknya bersama Pemda akan mengatur sedemikian rupa agar dana yang ada digunakan untuk belanja modal yang sekiranya bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Dia menambahkan, guna menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Dewan sudah menyarankan kepada Pemda untuk mempersiapkan infrastruktur pendukung kegiatan ekonomi, untuk Kota Blitar yang terbaik adalah membangun industri pariwisata guna peningkatan ekonomi masyarakat.

“Sebenarnya hal yang paling penting di Kota Blitar itu ada di sektor pariwisata, bagaimana Kota Blitar itu bisa menjadi objek wisata favorit para wisatawan,” paparnya.

Sementara itu, Pj Walikota Blitar, Supriyanto menjelaskan, meski sedikit berfokus pada ekonomi kreatif, APBD Kota Blitar untuk tahun 2016 tetap memegang teguh prinsip APBD Pro Rakyat. APBD tahun 2016 nanti juga tetap memprioritaskan kebutuhan kelompok miskin dan kelompok minoritas.

“Program ekonomi kreatif tahun 2016 tidak bisa dilepaskan, namun rakyat miskin harus tetap ditemani, anggaran untuk rakyat miskin tetap menajdi prioritas,”paparnya. (*)


Topik

Peristiwa, APDB-Kota-Blitar-2016, DPRD-Kota-Blitar, Totok-Sugiarto,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette