JATIMTIMES - Jumat, 28 November 2025, bertepatan dengan Hari Dongeng Nasional, berbagai lembaga dan komunitas di Malang berkolaborasi menggelar acara "Pentas Amal Love for Semeru" untuk menggalang dana bagi anak-anak korban erupsi Gunung Semeru.
Agenda yang didukung dan digelar di pelataran showroom Honda Kayu Tangan ini dimulai pada pukul 16.00 WIB. Yakni menghadirkan talenta-talenta luar biasa dari komunitas Pejuang Mimpi, Miben Voice, Belajar Bareng Faiz, Saung Kanak Nusantara, Lucky Charm, Playon, dan Sahabat Langkah Kecil.

Penampilan fashion street. (Foto: ist)
Baca Juga : Okupansi Hotel di Kota Malang Melesat Jelang Libur Akhir Tahun, Kunjungan Wisman Naik 20 Persen
Dibuka langsung oleh Yuke dari Miben Voice (Ekuy Production) selaku ketua pelaksana, pentas amal ini berlangsung lancar dan meriah. Dalam sambutannya, Yuke berharap, agenda ini dapat menumbuhkan empati masyarakat dan membantu anak-anak terdampak bencana Semeru, khususnya di kawasan Supit Urang. Di kawasan tersebut, anak-anak telah kehilangan tempat belajar akibat erupsi dan lahar dingin.
"Saat ini, anak-anak korban Semeru membutuhkan uluran tangan kita. Saya mendapat berita tentang kondisi anak-anak di sana dan diminta untuk menghibur mereka. Karena itulah, acara ini kita gelar," tuturnya.
Dalam gelaran yang lahir dari sinergi dan empati terhadap anak-anak korban bencana ini, para kolaborator menampilkan fashion street, dance, drama, tari-tarian, dongeng, pembacaan puisi, dalang hingga sulap. Rata-rata penampil masih berusia anak dan remaja. Total seluruh penampilan mencapai angka 20.

Penampilan tari tradisi. (Foto: Ist)
Para pengunjung juga bisa berpartisipasi membubuhkan cap tangan berwarna-warni pada karton putih yang disediakan panitia. Cap tangan tersebut menjadi bukti keterlibatan dan empati masyarakat untuk anak-anak korban erupsi.
Acara ini diinisiasi oleh Pejuang Mimpi dan Langkah Kecil Celina (yang kemudian berkembang menjadi Komunitas Sahabat Langkah Kecil). Sri Rahayu, founder Pejuang Mimpi dan Belajar Barang Faiz mengaku tergerak untuk bersinergi dengan berbagai pihak dalam membantu korban bencana Semeru setelah berdiskusi dengan rekan-rekan Langkah Kecil Celina.
Baca Juga : Status Gunung Semeru Diturunkan ke Siaga, Badan Geologi Minta Warga Tetap Waspada
"Awalnya, kami hanya ingin berangkat ke Supit Urang untuk menghibur anak-anak. Namun, terbersit di benak kami untuk menyelenggarakan pentas amal Love 4 Semeru ini. Akhirnya, saya menghubungi Pak Yuke dan berbagai pihak yang menang tergabung dalam grup 'Berbagi Kebaikan', sebuah grup khusus untuk pengabdian kepada masyarakat. Alhamdulillah, acara bisa berlangsung lancar dan meriah meski persiapannya super kilat," ungkap Sri Rahayu.
Melalui acara ini, kolaborasi lintas komunitas berhasil mengumpulkan donasi sejumlah tiga juta rupiah. Selain donasi berupa uang, Saung Kanak Nusantara juga memberikan paket buku cerita anak karya para anggotanya.

Penampilan dongeng oleh Saung Kanak Nusantara. (Foto: Ist)
Panitia juga menyiapkan speaker (sumbangan dari komunitas Pejuang Mimpi) dan papan tulis untuk didonasikan karena di tenda belajar (sekolah sementara) yang didirikan di Supit Urang dibutuhkan peralatan tersebut untuk menunjang pembelajaran.
Acara berakhir pada pukul 20.35 WIB, ditutup dengan penampilan para penyanyi cilik dan dokumentasi foto. Selanjutnya, pada Sabtu, 29 November 2025, donasi akan diserahkan langsung ke anak-anak di Supit Urang oleh perwakilan gerakan lintas komunitas.