JATIMTIMES – Dalam rangka monitoring langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti kunjungi SMP Negeri 1 Magetan. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Nanik tidak hanya berdialog dengan para siswa dan guru, tetapi juga mencicipi langsung menu MBG yang disajikan untuk para murid, guna memastikan keamanan dan kualitas makanan yang dikonsumsi.
“Saya ingin memastikan secara langsung bahwa makanan yang dikonsumsi anak-anak kita ini benar-benar aman, bergizi, dan tidak basi. Tadi saya cicipi langsung, dan alhamdulillah, rasanya enak, bersih, dan layak konsumsi,” ungkap Bupati Nanik usai sesi makan bersama siswa.
Baca Juga : 30+ Caption G30S 2025: Doa, Pesan Reflektif, dan Menolak Lupa Sejarah
Bupati Magetan menegaskan bahwa tidak boleh ada kompromi dalam urusan keamanan pangan, terlebih yang dikonsumsi oleh anak-anak usia sekolah.
“Kita tidak ingin ada kasus keracunan makanan atau makanan basi di lingkungan sekolah. Karena itu, pengawasan dilakukan dari hulu ke hilir. Hari ini saya turun langsung sebagai bentuk komitmen kami terhadap keselamatan anak-anak,” tegasnya.
"Untuk di kabupaten Magetan sampai saat ini aman dan belum ada laporan tentang keracunan, dan untuk antisipasi nya kita ada satgas untuk monitoring ke SPPG -SPPG yang ada di kabupaten Magetan ini agar menu makanan higienis dan sehat"pungkas Bunda Nanik.
Sementara itu Koordinator SPPG Wilayah Kabupaten Magetan Dyah Putri Lusatia Dewi , menjelaskan "Di masing-masing sppg itu ada ahli gizi, akan bekerja sama dengan kepala sppg untuk pembuatan menu. Ahli gizi itu juga bertugas sebagai quality control diproses penerimaan sampai makanan itu didistribusikan ke sekolah"
Baca Juga : Ramalan Zodiak 30 September 2025: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo
"Dan untuk B3 dikabupaten Magetan itu ada dua dapur yang sudah jalan yaitu dapur khusus yaitu di lahan kodim dan juga dapur sukomoro. Dan itu nanti kita bekerjasama dengan Posyandu untuk pendistribusian B3 ini setiap hari, karena untuk B3 ini kita menggunakan menu-menu fresh dan mengurangi menu olahan" Jelasnya.