JATIMTIMES - Kebakaran rumah terjadi di Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Kamis (28/8/2025). Hingga kini, peristiwa kebakaran yang diduga disebabkan karena alat pertanian elektrik mengalami korsleting tersebut sedang dalam penanganan pihak kepolisian.
"Indikasi sumber api diduga berasal dari baterai alat penyemprotan pertanian yang mengalami korsleting saat di charger," ujar Komandan Pleton (Danton) Seksi Penanggulangan Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang Syaiful Anwar, usai penanggulangan kebakaran berlangsung pada Kamis (28/8/2025) malam.
Baca Juga : Viral Mobil Pikap Tergelincir ke Jurang di Wonosari Malang
Data Damkar Kabupaten Malang menyebut, pemilik rumah berukuran sekitar 150 meter persegi yang mengalami kebakaran tersebut bernama Pasiyan (71). Pada peristiwa kebakaran tersebut, Damkar Kabupaten Malang mengerahkan empat unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
"Api dapat dipadamkan sekitar 45 menit setelah petugas melakukan tindakan penanggulangan kebakaran," ujar Syaiful.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Wajak AKP Achmad Zainuddin menjelaskan, kronologi kebakaran bermula pada Kamis (28/8/2025) sekira pukul 09.30 WIB. Saat itu, istri dari pemilik rumah bernama Lilis Lestari melihat kepulan asap ketika sedang berada di depan rumah.
"Asap tersebut berasal dari kandang sapi belakang rumah milik korban," terangnya.
Ketika diperiksa, penghuni rumah mendapati kobaran api pada kandang tersebut. Di sisi lain, alat semprot pertanian elektrik di rak susun yang terbuat dari bambu juga telah terbakar.
Baca Juga : Momentum Bersejarah: Situbondo Investor Day 2025 Jadi Tonggak Transformasi Ekonomi
Penghuni rumah yang saat itu panik seketika berlarian minta tolong kepada warga. Para tetangga kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api semakin membesar dan menjalar hingga ke atap rumah yang terbuat dari kayu.
Peristiwa kebakaran tersebut pada akhirnya dilaporkan ke Damkar Kabupaten Malang, yang kemudian mendatangkan empat mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. "Korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 45 juta, kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut atas kejadian kebakaran tersebut," pungkasnya.