free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Teks Khutbah Jumat 22 Agustus 2025: Cara Menyambut Rabiul Awal Agar Dapat Syafaat Nabi

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

22 - Aug - 2025, 08:59

Loading Placeholder
Potret jemaah hari Jumat mendengarkan Khutbah. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Bulan Rabiul Awal selalu memiliki tempat istimewa bagi umat Islam. Di bulan inilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan, membawa risalah yang menjadi cahaya bagi seluruh umat manusia. Tak heran, banyak masjid mengangkat tema seputar Rabiul Awal dalam khutbah Jumat, sebagai pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah dan memperbanyak amalan kebaikan.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 terbitan Bimas Islam Kemenag, bulan Safar tahun ini berlangsung hingga 24 Agustus 2025 yang jatuh pada hari Minggu. Selanjutnya, bulan Rabiul Awal akan dimulai pada 25 Agustus 2025. 

Baca Juga : Disparbud dan Lion Air Buka Rute Baru Malang-Lombok-Yogyakarta, Penerbangan Perdana 1 September 2025

Momen pergantian bulan ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menyambut datangnya Rabiul Awal dengan penuh rasa syukur dan mengisinya dengan ibadah, shalawat, serta kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berikut ini naskah menyambut bulan Rabiul Awal yang bisa jadi referensi untuk khutbah Jumat, 22 Agustus 2025.

Khutbah I 

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَه، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُه. خَيْرَ نَبِيٍّ أَرْسَلَهُ. أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَى الْعَالَـمِ كُلِّهِ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا 

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن. أَمَّا بَعْدُ فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ  

Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Pertama-tama, marilah kita memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT. Hanya dengan limpahan nikmat dan karunia-Nya kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul di masjid yang mulia ini, melaksanakan kewajiban shalat Jumat dengan penuh kesehatan dan kekuatan iman.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, sang pembawa risalah Islam yang menerangi kehidupan manusia dari kegelapan menuju cahaya kebenaran. Semoga kecintaan kita kepada beliau diwujudkan dengan memperbanyak shalawat, hingga kelak kita diakui sebagai umatnya yang berhak memperoleh syafaat di hari akhir.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Sebagai khatib, saya mengingatkan diri pribadi dan hadirin semua agar senantiasa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Caranya tidak lain dengan melaksanakan semua perintah-Nya dan berusaha menjauhi setiap larangan-Nya. Semoga Allah senantiasa memberi kita bimbingan dan kekuatan, sehingga kita tetap berada dalam jalan keimanan dan ketakwaan.

Hadirin yang dimuliakan Allah,
Bulan Rabiul Awal, yang juga dikenal sebagai bulan Maulid Nabi, adalah bulan istimewa. Di bulan inilah Nabi akhir zaman, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, dilahirkan sekaligus dipanggil pulang oleh Allah SWT. 

Beliau adalah penutup para nabi, tidak ada lagi rasul setelahnya. Karena itu, sudah sepantasnya kita sebagai umat beliau mengisi bulan penuh kemuliaan ini dengan amal-amal kebaikan.

Lalu, apa saja amalan yang bisa kita lakukan untuk menyambut dan mengisi bulan Rabiul Awal?
1. Membaca doa menyambut Rabiul Awal
Doa merupakan sarana seorang hamba untuk menyampaikan harapan kepada Allah SWT. Allah sendiri berjanji akan mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon dengan sungguh-sungguh. Salah satu doa yang diajarkan ulama untuk menyambut bulan Rabiul Awal adalah:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي خَاتِمَةِ شَهْرِنَا هذَا ، وَأَقْدِمْ عَلَيْنَا رَبِيع الْأَوَّلِ بِصَلَاحِ الْبِلَادِ وَالْعِبَادِ وَدَفْعِ الْبَلَاءِ وَالْفَسَادِ وَتَفْرِيجِ كَرْبِ أمَّةِ حَبِيبِك مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَافِي وَالْبَادِ ، يَاكَرِيمْ يَاجُوادْ

Ya Allah, berkahilah kami di penghujung bulan (Safar) ini, dan hadirkanlah bagi kami bulan Rabiul Awal dengan penuh kebaikan bagi negeri dan penduduknya, hilangkanlah bala dan kerusakan, serta lapangkanlah kesusahan umat Nabi Muhammad SAW, baik yang tampak maupun tersembunyi, wahai Zat Yang Maha Mulia lagi Maha Dermawan.”
(Doa ini terdapat dalam Kitab Bughyatu Thalib fi Safinah karya Habib Ali bin Ahmad bin Abdullah bin Thalib bin Ali bin Hasan Al Athas)

2. Melaksanakan puasa sunnah di bulan Maulid
Puasa yang dilakukan pada bulan ini bukan ibadah khusus dengan nama tertentu, melainkan puasa sunnah yang diniatkan untuk menghidupkan bulan kelahiran Nabi. Puasa adalah ibadah yang sangat istimewa, karena hanya Allah dan hamba yang menjalaninya yang mengetahui nilainya. Puasa juga menjadi benteng pengendali hawa nafsu.

Rasulullah SAW bersabda sebagaimana diriwayatkan Abdullah Ibnu Mas’ud RA:
"Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian sudah mampu menikah maka menikahlah, karena itu lebih dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Namun siapa yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa, sebab puasa dapat menjadi pengendali nafsu." (HR Muttafaq ‘Alaih)

3. Memperbanyak membaca shalawat
Ada sebuah pepatah Arab: “Man ahabba syai’an katsuro dzikruhu” (siapa yang mencintai sesuatu, ia akan sering menyebutnya). Jika benar kita mencintai Nabi Muhammad SAW, maka perbanyaklah membaca shalawat. Semakin banyak shalawat kita panjatkan, semakin besar pula cinta kita kepada beliau, dan semakin tenteram pula hidup kita.

Allah SWT berfirman dalam QS Al-Ahzab ayat 56:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."

Baca Juga : Duduk Merokok, Pria Asal Gedangan Tewas Tertabrak Kereta Api

4. Menyantuni anak yatim
Sejak kecil, Nabi Muhammad SAW sudah merasakan pahitnya menjadi anak yatim. Itulah sebabnya beliau sangat peduli kepada anak-anak yatim. Mengikuti jejak beliau, menyantuni yatim adalah amalan mulia yang sangat dianjurkan, terlebih di bulan Maulid.
Rasulullah SAW bersabda:

"Demi Allah yang mengutusku dengan kebenaran, Allah tidak akan menyiksa di hari kiamat orang yang menyayangi anak yatim, bersikap lembut dalam perkataan, peduli pada penderitaan mereka, dan tidak menyombongkan diri kepada tetangganya karena kelebihan yang Allah berikan kepadanya." (HR Thabrani)

5. Memperbanyak sedekah
Bersedekah tentu dianjurkan kapan saja, namun di bulan Rabiul Awal akan terasa lebih istimewa. Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi hamba yang ikhlas bersedekah. Sebagaimana firman-Nya dalam QS Al-Baqarah ayat 261:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui."

Allah juga mengingatkan dalam QS Ali Imran ayat 133:

وَسَارِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

"Dan bersegeralah menuju ampunan Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang bertakwa."

Jamaah Jumat yang berbahagia,
Demikianlah khutbah singkat ini. Semoga Allah SWT memberi kita kemudahan, kekuatan, serta keistiqamahan untuk menghidupkan bulan Rabiul Awal dengan amal-amal kebaikan. Semoga pula kita tergolong hamba yang dicintai Rasulullah SAW, mendapatkan syafaatnya di akhirat, serta memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT di dunia dan akhirat. Amin ya Rabbal ‘alamin.

   بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّه هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah II

 الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ  ثُمَّ الْحَمْدُ لِلّهِ. أَشْهَدُ أنْ لآ إلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَا نَبِيّ بعدَهُ. اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِه وَأَصْحَابِه وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ أَمَّا بَعْدُ  فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَه يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَ يُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى ألِ سَيِّدنَا مُحَمَّدٍ.

  اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ والقُرُوْنَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ . اللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ.

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

عبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبى وَيَنْهى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِه يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---