JATIMTIMES - Thoriqoh Shiddiqiyyah memberikan 140 unit rumah gratis untuk warga tidak mampu. Pembangunan rumah gratis ini merupakan bentuk syukur atas Hari Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia.
Rumah gratis dari Thoriqoh Shiddiqiyyah ini merupakan program tahunan yang digelar melalui Dhibra Shiddiqiyyah Indonesia sejak 2002. Tahun ini, sedikitnya ada 140 unit dibangun untuk diberikan kepada warga kurang mampu.
Baca Juga : Listrik Padam Tengah Malam, Ternyata Kabel Trafo di Camplong Disikat Maling
Ketua Umum Dhibra Shiddiqiyyah Pusat Shofwatul Ummah mengatakan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah tersebar di 111 kabupaten/kota di 18 provinsi. Total anggaran yang dihabiskan mencapai Rp12,6 miliar.
"Anggaran untuk tiap rumah berkisar antara Rp80 juta hingga Rp100 juta. Dana dihimpun dari warga Shiddiqiyyah dan simpatisan yang tidak jarang bahkan tidak mengenal langsung penerima bantuan," ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/08/2025).
Shofwatul menyampaikan, rumah gratis yang diberikan ke warga kurang mampu ini merupakan bentuk syukur Thoriqoh Shiddiqiyyah atas Hari Kemerdekaan Ke-80 RI. Menurut dia, rasa syukur itu tidak hanya cukup diucapkan dengan lisan, tetapi diwujudkan dalam bentuk amal nyata.
"Sejak pertama digulirkan Rumah Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah pada 2002 hingga 2025, program ini telah berhasil membangun 1.934 unit rumah dengan total dana lebih dari Rp97,2 miliar," bebernya.
Sementara, Ketua Umum Organisasi Shiddiqiyyah (Orshid) Joko Herwanto menambahkan, program ini telah berjalan untuk kali ke-24.
Baca Juga : Mengenal Sesar Lembang yang Aktif Lagi Guncang Jabar
"Kami berharap semakin banyak komunitas maupun pemerintah yang bersinergi karena masih banyak saudara kita yang pantas mendapat bantuan," ujarnya.
Keharuan tampak jelas dari wajah para penerima rumah. Widodo, warga Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, yang beragama Hindu, adalah salah satunya.
"Saya sangat berterima kasih. Semoga rezeki teman-teman Shiddiqiyyah mengalir deras," ungkapnya dengan mata berbinar.