JATIMTIMES - Kerangka manusia ditemukan di lahan kosong berdekatan dengan aliran Sungai Bango, Jalan Puntodewo Gang VI, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (19/8/2025). Penemuan ini menggegerkan masyarakat sekitar.
Mendapati temuan kerangka dan pakaian baju merah marun bermotif kotak dan celana jeans tersebut, warga segera melaporkan kepada pihak kepolisian setempat. Tim Inafis Polresta Malang pun langsung melakukan identifikasi kerangka manusia tersebut.
Baca Juga : Jatuh dari Atap Saat Perbaiki Talang Air Pasar Induk Among Tani Batu, Pekerja Proyek Tewas
Kemudian pihak kepolisian langsung mengevakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang. Recananya kerangka manusia itu bakal dilakukan visum untuk mengtehui penyebab meninggalnya korban.
“Saat ini, kerangka tersebut masih berada di Kamar Jenazah RSSA. Rencananya akan dilakukan visum secara mendalam, untuk dapat diketahui penyebab korban meninggal,” ujar Kapolsek Blimbing, AKP M. Roichan.
Dari hasil identifikasi sementara diperkirakan korban sudah meninggal sejak 3 bulan yang lalu di lokasi tersebut. Sebab saat ditemukan sudah tidak didapati bau menyengat.
Diduga kerangka manusia tersebut dengan identitas bernama Misnan (70) warga Jalan Kresno, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hanya saja, saat penemuan tersebut memang tidak ditemukan identitas korban.
Identitas ini dikuatkan dari keterangan pihak keluarga, yang melihat korban terakhir kali meninggalkan rumah dengan ciri-ciri memakai baju kotak-kotak dan celana jeans. Sehari-harinya korban tinggal di rumah saudaranya di Jalan Abimanyu.
Hal tersebut diungkapkan Ketua RT setempat Muslim. Muslim menjelaskan jika korban tidak memiliki istri maupun anak. Ia dikenal sering meninggalkan rumah tanpa pamit atau memberikan kabar.
Baca Juga : Diduga Depresi, Buruh Pabrik Kayu di Jombang Nekat Terjun ke Sumur
“Dan saya dapat informasi dari rekan relawan, bahwa korban kembali pergi meninggalkan rumah sejak April 2025,” ujar Muslim.
Muslim mengaku bahwa beberapa kali berpapasan dengan korban, sering ke lahan kosong tersebut untuk mandi di sungai tersebut. Sementara itu, seorang saksi, Foury Abdurrahman (27) mengungkapkan, pertama kali menemukan kerangka manusia saat sedang membersihkan lahan kosong tersebut. Rencananya akan ditanami tanaman singkong.
“Saat saya bersih-bersih terlihat ada celana panjang jeans warna biru. Awalnya dikira sampah, ketika saya dekati ternyata tulang belulang atau kerangka manusia,” terang Foury.
Ketika mendapati temuan tersebut, ia tidak mencium bau-bau aneh. Namun hanya ada pakaian dan kerangka. “Tidak tercium bau apapun, kondisinya sudah tinggal tulang belulang dan hanya bagian kaki yang masih ada kulitnya,” tutup Foury.