JATIMTIMES - Terjadi 152 gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada periode 8-14 Agustus 2025. Gempa bumi yang terjadi pada pertengahan Agustus 2025 tersebut didominasi kejadian gempa bumi dangkal.
"Pada periode ini terdapat 129 kejadian gempa bumi dangkal, 22 kejadian gempa bumi menengah dan satu kejadian gempa bumi dalam," ujar Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang Mamuri kepada JatimTIMES, Jumat (15/8/2025).
Baca Juga : Roadshow Honda DBL 2025 Semarakkan Sekolah di Surabaya, Panaskan Semangat Menuju East Java – North
Penjelasannya, disampaikan Mamuri, gempa bumi dangkal ialah kedalaman gempa pada rentang 0-60 kilometer dari permukaan laut. Sedangkan gempa bumi menengah ialah kedalaman gempa pada rentang 60-300 kilometer.
Sementara gempa bumi dalam ialah yang berada pada kedalaman lebih dari 300 kilometer dari permukaan laut. "Sehingga tidak semua gempa bumi dapat dirasakan secara langsung oleh manusia," terangnya.
Mamuri menyebut, pada periode pertengahan Agustus 2025, magnitudo gempa bumi terbesar ialah M 4.1. Sedangkan magnitudo terkecil yaitu M 0.8.
Baca Juga : Politisi Golkar Tegaskan Masalah PBB di Pati Tak Ada Kaitan dengan Presiden
Sementara itu, untuk kejadian gempa bumi terbanyak terekam pada 8 Agustus. Yakni sebanyak 33 kejadian. Sedangkan gempa bumi paling sedikit terekam pada 11 Agustus dengan jumlah 15 kejadian. "Gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal," pungkas Mamuri.