JATIMTIMES - Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi akan segera mencairkan reward bagi para peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur (Jatim) 2025 dan beberapa even olahraga lain dalam waktu dekat.
Menindaklanjuti surat pemberitahuan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi terkait dengan rencana pencairan dana reward, pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengundang para atlet dan pelatih pendamping cabang olahraga (cabor) yang mendapat medali dalam Porprov IX Jatim di kantor KONI pada Kamis (14/8/2025).
Baca Juga : Bupati Magetan Kukuhkan 72 Anggota Paskibra 2025
Menurut Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khairullah, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam waktu dekat akan memberikan reward (penghargaan) para atlet Banyuwangi yang mendapat medali dalam PON, Porprov Jatim, Popda dan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jatim 2025.
“Karena kemarin ada atlet-atlet Banyuwangi memperkuat PON Jawa Timur, Popda, Porprov dan Peparprov Jatim 2025, insya Allah dalam waktu dekat ini akan diberi reward,” ujar Khairullah.
Tercatat ada beberapa cabang olahraga yang mampu mendapatkan total 92 medali di Porprov Jatim, baik itu emas,perak maupun perunggu.
“Saya tidak melihat yang lain. Reward bagi juara di Porprov Jatim 2025, emas Rp 12,5 juta, perak Rp. 10 juta dan medali perunggu Rp. 7,5 juta,” imbuh Khairullah.
Lebih lanjut dia menyatakan sesuai dengan imbauan bupati Banyuwangi beberapa waktu yang lalu, baik pada saat pemberangkatan kontingen maupun di sela-sela padatnya kegiatan yang dilaksanakan, reward yang diterima para atlet untuk tidak langsung dihabiskan.
Baca Juga : Hasil Panen Napi Lapas Kelas I Malang Dibagikan ke Warga
Anggarannya paling tidak sebagian ditabung untuk persiapan kebutuhan ke depan, baik untuk melanjutkan sekolah bagi mereka yang kelas 3 SMP masuk ke jenjang SMA/SMK/MA. Bagi atlet yang sudah kelas XII SMA/SMK/MA untuk persiapan menempuh ke jenjang yang lebih tinggi.
‘Karena dalam setahun itu tidak menutup kemungkinan atlet menjadi juara bukan hanya even-even olahraga yang diadakan pemerintah daerah saja. Mungkin dia bisa juara di kejurnas, kejurprov Jatim dan lain-lain. Sehingga itu kalau bisa uangnya ditabung dan tidak langsung dihabiskan sehingga bisa bermanfaat untuk prestasi maupun pendidikan yang bersangkutan,” pungkas Khairullah.