free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

MIN 2 Kota Malang Wujudkan Semangat BIMASAKTI Lewat Kolaborasi Cetak E-Ijazah Bersama KKMI Sukun

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

08 - Aug - 2025, 19:34

Loading Placeholder
Kepala MIN 2 Kota Malang, Nanang Sukmawan turun langsung dalam pelaksanaan pencetakan e-ijazah bersama KKMI Sukun (ist)

JATIMTIMES - Komitmen MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Malang (Mindatama) dalam membumikan semangat kebersamaan antar-madrasah kembali terlihat nyata. Lewat langkah sederhana namun penuh makna, madrasah negeri yang terletak di Kecamatan Sukun ini menggandeng teman-teman Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta di wilayah yang sama untuk mencetak ijazah bersama secara digital atau E-Ijazah. Kegiatan ini bukan sekadar teknis administratif, melainkan bagian dari gerakan yang lebih besar: BIMASAKTI (Bina Madrasah Swasta, Bakti Madrasah Negeri).

Kegiatan pencetakan E-Ijazah tersebut berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (29-30 Juli 2025), dan dilaksanakan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Prosesnya dimulai dari pemadanan data siswa hingga tahapan final pencetakan ijazah elektronik yang kini menjadi standar nasional.

Baca Juga : Polisi Ringkus Tiga Pencuri Sepeda Motor di Kota Malang

Kepala MIN 2 Kota Malang, Nanang Sukmawan, S.Pd,. M.Pd.I  mengatakan, bahwa kegiatan ini tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi salah satu bentuk pengamalan konkret dari program BIMASAKTI yang selama ini digaungkan pihaknya. Lewat BIMASAKTI, MIN 2 Kota Malang ingin membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung, di mana madrasah negeri tidak hanya menjadi pusat pelayanan pendidikan formal, tetapi juga menjadi tempat berbagi sumber daya, keahlian, dan semangat pertumbuhan kepada madrasah swasta di sekitarnya.

“BIMASAKTI adalah komitmen kami dalam membina madrasah swasta, sebagai bentuk bakti dari madrasah negeri. Kegiatan cetak ijazah bersama ini menjadi contoh sederhana tapi penuh makna, bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa dibangun sendirian,” ungkap Nanang Sukmawan.

Kegiatan kolaboratif ini dilakukan bersama Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Sukun, yang menaungi sejumlah MI swasta di wilayah tersebut. Keikutsertaan madrasah-madrasah swasta dalam proses pencetakan E-Ijazah menjadi wujud nyata dari semangat gotong royong yang diusung Mindatama.

“Kami ingin menciptakan ruang kerja sama yang sehat dan setara. Jangan sampai madrasah swasta merasa berjalan sendiri. Kami hadir untuk saling menguatkan,” tambah Nanang.

Tidak hanya sebagai tuan rumah, MIN 2 Kota Malang juga memfasilitasi pendampingan teknis bagi madrasah yang belum terbiasa dengan sistem E-Ijazah. Para operator dan kepala madrasah swasta yang hadir pun merasa terbantu, terutama dalam menghadapi tantangan administrasi berbasis digital yang semakin kompleks.

Inisiatif ini mendapat apresiasi penuh dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang. Kepala Kemenag, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma), hingga para pengawas madrasah turut mendukung dan memantau langsung jalannya kegiatan. Mereka menilai kolaborasi ini sebagai salah satu langkah konkret dalam menyatukan langkah madrasah negeri dan swasta untuk memajukan pendidikan Islam yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca Juga : Mendikdasmen Larang Anak Main Roblox, Ini Alasannya

Sebelumnya, MIN 2 Kota Malang juga aktif menggandeng MI swasta se-Kota Malang dalam kegiatan sosialisasi dan diseminasi kurikulum nasional dengan tema “Pembelajaran Mendalam & Kurikulum Berbasis Cinta.” Agenda ini menjadi pengantar sekaligus pembuka ruang diskusi tentang metode pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan mendorong suasana belajar yang menyenangkan.

Dengan rentetan kegiatan tersebut, jelas bahwa BIMASAKTI bukan sekadar jargon. Ia telah menjelma menjadi gerakan sosial edukatif yang nyata, membumi, dan menyentuh langsung kebutuhan madrasah-madrasah swasta yang selama ini kerap berjalan dalam keterbatasan. Semangat Mindatama tak hanya berhenti pada pencetakan ijazah atau pelatihan kurikulum, tetapi juga menyasar perubahan paradigma dalam mengelola pendidikan berbasis nilai kolaboratif.

Nanang berharap, apa yang dilakukan ini bisa menjadi inspirasi bagi madrasah negeri lain untuk ikut mengambil peran. Ia meyakini, ketika semua lembaga pendidikan saling merangkul alih-alih bersaing, maka kualitas dan kebermanfaatannya akan tumbuh bersama.

“Mindatama bukan hanya untuk Mindatama. Kami ingin apa yang kami miliki bisa dirasakan bersama. Madrasah negeri dan swasta itu bukan dua dunia yang berbeda, melainkan satu tubuh yang harus bergerak bersama demi pendidikan Islam yang maju, ramah, dan merangkul semua,” pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---