JATIMTIMES – Pelaksanaan Pragaan Fair 2025 dan Parade Tong-Tong Serek di Sumenep menuai sorotan publik. Alih-alih mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, selain menarik sumbangan jutaan rupiah dari desa dan lembaga, panitia justru mematok harga sewa stan yang dinilai memberatkan pedagang, termasuk pelaku UMKM (usaha mikro kecil menengah).
Kondisi itu bahkan disampaikan oleh salah satu panitia yang tak ingin disebutkan namanya. Dia juga mengaku bahwa pelaku UMKM yang tergabung dalam acara tersebut 80 persen dari luar daerah. “Pedagang dari dalam (Pragaan) mundur karena sewa stannya terlalu mahal,” ungkapnya, Kamis (31/07/2025).
Baca Juga : 80 Persen UMKM dari Luar, Pragaan Fair di Sumenep Dinilai Tak Berpihak pada Pedagang Lokal
Saat media ini melakukan penelusuran di lapangan, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan Indra Hernawan, camat Pragaan. Indra menyebutkan, dalam penyediaan tenda, pihaknya bekerja sama dengan pihak ketiga, yakni bukan dari panitia, dengan patokan biaya sewa stan Rp 750.000. Sedangkan pedagang di sisi utara memakai sistem sewa "seikhlasnya".
Namun, salah satu pedagang asal Kecamatan Pragaan yang berjualan di sisi utara mengaku tetap dikenai tarif stan. “Lah, ini saya bayarnya harus Rp 300.000. Itu belum uang listrik Rp 10.000,” ungkapnya.
Selain itu, si pedagang menjelaskan bahwa pembayaran dapat dilakukan dengan mencicil, tidak harus sekaligus. Dia juga mengeluhkan lokasi jualannya kurang strategis dan sepi pengunjung. “Jauh lebih sedikit dibanding yang di tengah,” ucapnya.
Media ini berusaha mengonfirmasi temuan tersebut kepada Ahmad Fikri selaku ketua panitia Pragaan Fair 2025 dan Parade Tong-Tong Serek. Namun, hingga berita ini dinaikkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Diberitakan media ini sebelumnya, Kadisbudporapar Sumenep Mohammad Iksan mengatakan, pagelaran kalender even ini sebagai salah satu roda yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di sektor UMKM. Sebagai bentuk dukungan pemerintah, pihaknya mengucurkan dana bersifat stimulan sebesar Rp 15 juta untuk kegiatan itu.
Baca Juga : Cuaca Jawa Timur Sabtu 2 Agustus 2025: Dominan Cerah hingga Berawan
Untuk diketahui, acara ini merupakan rangkaian kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.
Dalam even itu, panitia memungut dana sebesar Rp. 1.500.000 dari setiap desa di Pragaan serta dari berbagai instansi pemerintah, lembaga pendidikan, perusahaan swasta dan usaha lokal yang jumlah nominalnya bervariasi, mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 1.000.000.