JATIMTIMES - Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jawa Timur datang mengevakuasi penemuan diduga satu unit granat di rumah kos Jalan Candi Bajang Ratu, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (1/8/2025). Benda diduga granat itu ditemukan seorang tukang saat menggali tanah untuk membuat septic tank.
Sebanyak lima petugas jibom terjun dalam proses evakuasi tersebut. Dengan mengenakan pakaian taktikal lengkap, tim jibom menggunakan peralatan khusus seperti selimut bom (bomb blanket) dan detektor logam untuk memeriksa diduga satu unit granat.
Baca Juga : Selang Gas Bocor Bakar Rumah Berisi Mobil hingga Motor: Pemilik Alami Luka Bakar, Kerugian Rp 400 Juta
Kemudian petugas juga menyisir area ditemukannya granat untuk memastikan tidak ada benda berbahaya lainnya. Setelah dievakuasi, benda diduga satu unit granat tersebut langsung diamankan dalam tas berwarna merah.
Kemudian tas merah iru dibawa oleh dua petugas dimasukkan ke dalam mobil tim jibom. Proses evakuasi yang dilakukan oleh tim berlangsung cukup cepat, kurang lebih 10 menitan.
“Jadi, yang melaksanakan evakuasi langsung dari Tim Jibom Gegana Brimob Polda Jawa Timur,” ungkap Kapolsek Blimbing AKP Roichan.
Saat dievakuasi, memang bentuknya secara fisik menyerupai granat. “Eecara fisik memang seperti granat. Namun kepastiannya ada di pihak jibom,” imbuh Roichan di lokasi kejadian.
Setelah proses evakuasi dilakukan, selanjutnya benda diduga granat bakal dimusnahkan atau disposal oleh pihak Jibom Gegana Polda Jatim. Lokasi pemusnahan pun sudah ditentukan oleh tim tersebut.
Sebelum dievakuasi oleh tim jibom, Polsek Blimbing telah melakukan pengamanan ketat serta memasang garis polisi. Namun setelah proses evakuasi selesai, garis polisi sudah dilepas.
Baca Juga : Atasi Kemacetan di Kawasan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Polresta Lakukan Langkah Cepat Tepat
“Dari semalam, lokasi langsung kami amankan. Kami pasang garis polisi di rumah tersebut, menjaganya, dan melakukan patroli rutin sambil menunggu tim jibom," tambah Roichan.
Untuk diketahui, benda diduga granat itu ditemukannya di rumah bekas kos-kosan pada Rabu (30/7/2025) siang, saat seorang tukang bernama Andik Setiawan (24) menggali tanah untuk membuat septic tank kurang lebih dengan kedalaman 1,4 meter.
Saat itu Andik mengira benda tersebut besi sehingga langsung dipindahkan dari urukan tanah. Bahkan benda itu bakal diloakkan ke pengepul barang bekas.