JATIMTIMES - Pengurus Wilayah LP Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur terus bertekad memberikan kontribusi nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga-lembaga yang berada di bawah naungan LP Ma'arif NU.
Ketua PW LP Ma'arif NU Jawa Timur Prof Masdar Hilmy menyampaikan, dirinya beserta jajaran pengurus telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Mulai dari tenaga kependidikan hingga para pelajar yang menimba ilmu di lembaga-lembaga di bawah naungan LP Ma'arif NU.
Baca Juga : Unikama Jadi Satu-satunya Kampus PGRI Raih Pendanaan Revitalisasi LPTK 2025
"PW LP Maarif NU Jawa Timur telah bertekad untuk memberikan kontribusi maksimal untuk perbaikan kualitas pendidikan bagi seluruh lembaga yang ada di bawah naungannya," ungkap Masdar dalam keterangannya, Kamis (31/7/2025).
Dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, pihaknya telah berupaya untuk membuka forum dalam rangka mendengarkan segala macam keluhan, kritik dan masukan kepada jajaran pengurus harian.
"Sebagian besar aspirasi yang disuarakan kepada pengurus mayoritas berisi keluhan dan kekecewaan atas belum berdampaknya eksistensi LP Ma'arif NU," kata Masdar.
Atas dasar itu, sejak dilantik pada 30 November 2024 lalu, Masdar juga telah menyampaikan kepada seluruh pengurus bahwa keberadaan LP Ma'arif NU harus berbasis non profit dan dapat memberikan manfaat yang besar untuk pengembangan kilitas pendidikan bagi seluruh lembaga yang berada di bawah naungan LP Ma'arif NU.
Hal itulah yang sudah dan sedang dilakukan oleh jajaran PW LP Ma'arif NU Jawa Timur periode 2024-2029. Masdar juga kerap kali menegaskan bahwa kepesertaan lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma'arif NU harus dikembalikan dalam bentuk manfaat dan kontribusi nyata bagi perbaikan kualitas pendidikan.
"Sejak dilakukannya kick-off serangkaian pelatihan, PW LP Ma'arif NU Jawa Timur telah membelanjakan sekira Rp 700 juta untuk menyukseskan serangkaian program pelatihan dimaksud," tutur Masdar.
Baca Juga : Puguh DPRD Jatim Minta Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi Atasi Ancaman Kekeringan di 815 Desa
Setidaknya terdapat kurang lebih 12 paket pelatihan yang diselenggarakan secara maraton oleh PW LP Ma'arif NU Jawa Timur. Di antaranya peningkatan kompetensi kepala sekolah atau madrasah; evaluasi dan review atas soal dan bahan ajar Aswaja; pelatihan tentang sains data; literasi digital; Artificial Intelligence (AI); deep learning; dan lain sebagainya.
"Selain program-program pelatihan tersebut, LP Ma'arif NU Jawa Timur juga menyelenggarakan ToT penjaminan mutu untuk mendampingi lembaga-lembaga yang ada di bawah naungannya," kata Masdar.
Lebih lanjut, dengan berbagai upaya yang telah dilakukan dan terus diperkuat, pihaknya menyebut bahwa jajaran PW LP Ma'arif NU Jawa Timur telah bertekad untuk mengembalikan dana kontribusi dari kepesertaan ujian-ujian yang diselenggarakan untuk peningkatan kualitas lembaga-lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan LP Ma'arif NU.
"Tidak boleh ada perburuan profit atau rente di semua lembaga PW LP Maarif NU Jawa Timur. Sebaliknya, PW LP Maarif NU harus mbarokahi dan manfaati seluruh stakeholders-nya," pungkas Masdar.