free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

MIN 2 Kota Malang Tambah Amunisi SDM, Komitmen Beri Layanan Pendidikan Prima 

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

25 - Jul - 2025, 19:52

Loading Placeholder
Gedung MIN 2 Kota Malang yang begitu representatif. (ist)

JATIMTIMES - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Malang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal. Menghadapi tantangan jumlah siswa yang terus meningkat, madrasah ini menambah sumber daya manusia di bidang pendidikan dan kependidikan untuk memperkuat layanan akademik dan non-akademik di tahun ajaran 2025/2026.

Kepala MIN 2 Kota Malang Nanang Sukmawan SPd MPdI menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya menerima lima tenaga baru. Tiga di antaranya merupakan aparatur sipil negara (ASN). Sementara dua lainnya adalah tenaga kependidikan yang fokus pada peningkatan pelayanan internal.

Baca Juga : Unikama Lolos Pendanaan Revitalisasi LPTK 2025, Satu-satunya Kampus PGRI yang Berhasil

 

“Alhamdulillah, tahun ajaran ini kami kedatangan tiga ASN baru dan dua tenaga kependidikan. Ini menjadi kekuatan tambahan yang sangat kami butuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan di Mindua,” ungkap Nanang saat diwawancarai di MIN 2 Kota Malang, belum lama ini. 

1

Dari tiga ASN yang bergabung, satu di antaranya merupakan mutasi dari Mataram. Guru tersebut ditempatkan di kelas 4 karena pengalamannya yang dinilai mumpuni. Sementara dua ASN lainnya akan mengajar mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK), serta bahasa Arab.

“Dua guru ini masih muda dan punya bekal yang sangat baik. Bahkan untuk guru PJOK, kami berencana mengembangkan potensi olahraganya agar bisa berkontribusi lebih, tidak hanya di kelas tapi juga di bidang ekstrakurikuler,” jelas Nanang.

Selain guru, MIN 2 Kota Malang juga merekrut dua tenaga kependidikan untuk memperkuat pelayanan administratif dan literasi. Satu di antaranya akan bertugas di lini depan layanan orang tua. Sementara satu lainnya akan ditempatkan di perpustakaan.

“Kami percaya bahwa pelayanan yang baik bukan hanya tugas guru. Kehadiran tenaga kependidikan ini akan mendukung layanan non-akademik yang juga penting. Terutama perpustakaan, yang merupakan jantung pendidikan. Selama ini hanya ditangani satu orang, sekarang kami tambah,” ujar Nanang.

Meski sudah ada tambahan SDM, Nanang mengakui bahwa kebutuhan guru di MIN 2 Kota Malang masih belum ideal. Dengan jumlah siswa yang mencapai 1.186 anak, saat ini hanya tersedia 62 guru. Termasuk 18 guru ngaji hasil kerja sama eksternal.

Baca Juga : Perang Thailand vs Kamboja Semakin Panas, 16 Tewas dan 120 Ribu Ngungsi

 

“Kalau mengacu pada rasio ideal, kami seharusnya memiliki minimal 80 guru untuk bisa menjawab tantangan pembelajaran di semua jenjang. Saat ini banyak guru yang mengajar lebih dari 30 jam seminggu. Beban mereka sangat besar, apalagi masih harus menjalankan tugas tambahan,” jelasnya.

Pihak madrasah telah mengajukan permohonan penambahan guru melalui kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, lengkap dengan analisis jabatan dan kebutuhan riil di lapangan. Nanang berharap agar Kemenag bisa segera merespons karena kondisi saat ini jauh berbeda dibandingkan dengan MIN 2 beberapa tahun lalu.

“MIN 2 sekarang berkembang pesat, baik dari segi jumlah siswa, aktivitas, maupun ekspektasi masyarakat. Karena itu, kebutuhan tenaga pengajar yang ideal sudah sangat mendesak,” pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---