free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Hukum dan Kriminalitas

9 Hari Operasi Patuh Semeru di Kota Batu, 1282 Pengendara Kena Tilang

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

23 - Jul - 2025, 16:25

Loading Placeholder
Seorang pengendara dikenakan denda tilang karena pelanggaran terjaring petugas Operasi Patuh Semeru 2025 di Kota Batu.(Foto: Dokumen Polres Batu)

JATIMTIMES - Operasi Patuh Semeru 2025 di Kota Batu sudah berjalan sekitar 9 hari sejak dimulai 14 Juli lalu. Ribuan pengendara yang melanggar ketentuan terjaring dan dikenakan tilang. Baik tilang manual maupun elektronik.

Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim membenarkan. Ops Patuh Semeru sudah bergulir hingga tanggal 23 Juli 2025. Operasi tersebut akan berakhir pada 27 Juli 2025 mendatang. Hingga sepuluh hari terakhir, ditemukan paling banyak pelanggaran ketentuan keamanan yakni tidak mengenakan helm.

Baca Juga : Bank Indonesia Ajak Ratusan Guru di Kota Batu Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran

"Total 4.376 pelanggar sudah dikenakan tindakan," ujar Kevin saat dikonfirmasi, Rabu (23/7/2025).

Dari jumlah tersebut, lanjut Kevin, 3.094 dikenakan teguran, 328 tilang manual serta 954 tilang ETLE Statis. Sehingga total pelanggar yang dikenai tilang sebanyak 1.282 pengendara kendaraan bermotor.

Kevin mengatakan bahwa Satlantas Polres Batu telah menargetkan 7 prioritas pelanggaran utama. Di antaranya menggunakan handphone atau ponsel saat berkendara, pengemudi kendaraan bermotor di bawah umur, boncengan lebih dari satu, tidak menggunakan helm untuk roda dua dan safety belt untuk roda empat.

Selain itu, sasaran pelanggaran prioritas lain adalah pengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas hingga ngebut saat berkendara.

Dirinya menerangkan, pelanggaran apapun tetap ditindak, baik dalam bentuk teguran atau tilang. Itu karena melakukan pelanggaran yang masuk dalam prioritas selama Ops Patuh Semeru.

Baca Juga : Surat Tak Lengkap, 35 Kendaraan Angkut Terjaring Operasi Gabungan di Kota Malang

"Terbanyak tidak memakai helm untuk Roda 2 dan tidak memakai safety belt utk Roda 4 yang paling banyak," kata dia.

Kevin menekankan, Operasi Patuh Semeru yang masih berlangsung hingga 27 Juli 2025 mendatang ini digelar untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas. Melalui operasi ini ditekankan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas kedepannya. 

"Diharapkan risiko kecelakaan bisa berkurang," pesan Kevin.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas

--- Iklan Sponsor ---