JATIMTIMES - Program Gus'e Peduli Kesehatan yang di-launching Bupati Muhammad Fawait pada Minggu (6/7/2025) di !ula Rumah Sakit dr Soebandi merupakan program Bakti Sosial Bidang Kesehatan Pemkab Jember untuk memberikan layanan kesehatan untuk masyarakat Jember.
Rangkaian dari program Gus'e Peduli Kesehatan ini diawali dengan melakukan khitan masal di tiga rumah sakit pemerintah, yakni RSD dr Soebandi Jember, RSUD Balung, dan RSUD Kalisat. Total jumlah peserta khitan mencapai 195 anak dari yang ditargetkan 200 anak.
Baca Juga : Launching Gus'e Peduli Kesehatan, Bupati Jember Sebut Menjadi Prioritas
Selain khitanan masal, bakti sosial bidang kesehatan di program ini,l di antaranya operasi katarak pada 31 Juli 2025 mendatang di RSUD Kalisat dan RSD dr Soebandi, kemudian pada 23 Agustus 2025 operasi bibir sumbing di RSD dr Soebandi, dan pada 19-20 September 2025 berupa bakti sosial pemasangan kontrasepsi permanen untuk wanita alias MOW di RSD Balung.
Bupati Jember Muhammad Fawait dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa terkait kegiatan program Gus'e Peduli Kesehatan, layanannya harus lebih baik dengan bakti sosial yang dilakukan oleh pihak swasta.
"Program bakti sosial yang dilakukan oleh pemkab harus lebih baik dengan yang dilakukan oleh pihak swasta. Kami minta petugas memberikan layanan terbaiknya. Untuk yang dikhitan, harus dilakukan pendampingan, sampai benar-benar sembuh. Lakukan kontrol secara berkala, pastikan masyarakat Jember mendapat layanan semestinya," tegas Bupati Fawait.
Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Jember Helmi Lukman, dalam kesempatan tersebut, menyatakan bahwa untuk peserta khitanan masal ini, pihaknya akan melakukan pendampingan dan juga screening kepada peserta, termasuk melakukan kontrol perawatan pasca-khitan.
Tidak hanya itu. Dinkes juga memberikan bingkisan suvenir kepada peserta khitan sebagai upaya memberikan support kepada anak-anak yang dikhitan. "Kami akan terus melakukan pendampingan kepada anak-anak yang ikut khitan, sampai mereka nanti benar-benar sembuh," ujar Helmi.
Baca Juga : Update Klasemen Porprov Jatim IX 2025: Mbois, Kota Malang Raih 137 Emas
Selain itu, Helmi menyatakan bahwa program khitanan masal ini, tidak hanya kali ini digelar, tapi akan digelar pada tahun berikutnya secara berkala.
"Kami dari Dinas Kesehatan ke depan akan menggelar kembali khitanan masal secara berkala, sesuai instruksi dari bupati bahwa layanan kesehatan, termasuk di dalamnya adalah khitanan masal, menjadi perioritas Pemkab Jember dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat Jember," pungkasnya.