JATIMTIMES - Iran telah menginformasikan kepada mediator Qatar dan Oman pihaknya menutup melakukan negosiasi gencatan senjata saat diserang Israel. Iran dengan tegas mengatakan tidak akan berunding kala diserang.
"Iran memberi tahu mediator Qatar dan Oman bahwa mereka hanya akan melakukan negosiasi serius setelah Iran menyelesaikan tanggapannya terhadap serangan pendahuluan Israel," kata pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas konflik tersebut, seperti dikutip Reuters, Senin (16/6/2025).
Baca Juga : Polres Situbondo Ungkap Kasus Curanmor, Amankan 9 Tersangka dan 7 Motor Curian
Iran juga dengan lantang mengatakan " bahwa mereka tidak akan berunding saat diserang," lanjut pejabat tersebut. Selama Israel belum berhenti menyerang, Iran juga menegaskan akan terus melancarkan balasannya.
Iran telah bersumpah untuk "membuka gerbang neraka" sebagai pembalasan atas apa yang muncul dalam peperangan tersebut. Iran juga memberi tahu Oman dan Qatar soal perundingan nuklir antara AS dan Iran.
Oman dalam beberapa bulan terakhir memang telah memediasi perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Namun, perundingan terakhir dibatalkan sehari setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran. Oman dan Qatar yang memiliki hubungan baik dengan Iran dan AS juga telah berkomunikasi langsung dengan Israel.
Baca Juga : Lebih Baik Kardio atau Angkat Beban Dulu? Ini Hasil Studi Terbaru
Seperti diketahui, Israel melancarkan serangan ke Iran sejak Jumat (13/6) yang menghancurkan komando militer Iran dan merusak situs nuklirnya. Iran juga telah bersumpah akan membuka 'gerbang neraka' sebagai serangan balasan terhadap Israel.