free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Balita Sanankulon Diduga Hanyut di Selokan, Pencarian Lanjut Hari Kedua

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Nurlayla Ratri

19 - May - 2025, 09:42

Loading Placeholder
Tim gabungan dari Basarnas, Polres Blitar Kota, dan relawan menyisir aliran selokan di Desa Kalipucung, Sanankulon, Senin pagi (19/5/2025), dalam upaya pencarian balita yang diduga hanyut saat bermain hujan.

JATIMTIMES – Isak tangis masih menyelimuti rumah pasangan muda di Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Sejak Minggu siang (18/5/2025), anak lelaki mereka yang baru berusia 1 tahun 10 bulan, dengan inisial MA, dinyatakan hilang setelah diduga hanyut di selokan depan rumah saat bermain hujan.

Hingga pagi ini, Senin (19/52025), proses pencarian bocah malang itu belum membuahkan hasil. Tim Basarnas dikerahkan untuk memperluas area penyisiran yang telah dimulai sejak Minggu sore oleh warga, relawan, dan aparat setempat.

Baca Juga : Viral Polisi Kejar dan Tabrak Pelanggar Lalu Lintas, Kasatlantas Polres Tulungagung Angkat Bicara

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, dugaan sementara korban terpeleset ke dalam selokan dengan kedalaman sekitar 60 centimeter yang berada persis di depan rumahnya. 

“Air mengalir sangat deras karena hujan deras sebelumnya. Situasi itu sangat membahayakan, terlebih untuk anak seusia korban,” ujarnya saat ditemui wartawan.

Tragedi ini bermula sekitar pukul 13.30 WIB, ketika MA terlihat bermain hujan-hujanan di samping rumah bersama sepupunya yang berusia lima tahun, D. Sang ibu, yang saat itu sedang memperbaiki kompor di dapur, tidak curiga apa-apa. Baru setelah sekitar setengah jam berlalu dan suara anaknya tak lagi terdengar, sang ibu mulai panik.

Diceritakan Samsul, sang ibu sempat memanggil-manggil anaknya, namun tidak ada jawaban. Sementara si D, sepupu korban, mengatakan bahwa MA sempat berjalan mendekati selokan yang airnya mengalir deras. Sejak itulah korban tidak terlihat lagi.

“Korban terakhir terlihat mengenakan kaus putih dengan corak dan celana pendek warna coklat. Saat ini identitas dan ciri pakaian korban sudah kami sebarkan ke seluruh tim pencari untuk memudahkan pengenalan jika ditemukan,” imbuh Samsul.

Selokan yang menjadi tempat diduga hanyutnya MA memang cukup sempit, namun arus air yang sangat deras saat hujan turun membuatnya menjadi ancaman mematikan, terlebih bagi anak-anak kecil yang belum paham risiko. Warga sekitar menyebut, aliran air dari selokan tersebut bisa langsung menuju parit besar yang bermuara ke saluran irigasi sekunder di desa tetangga.

Baca Juga : Gubernur Jatim Tegaskan Tak Ada PMK Jelang Idul Adha, Termasuk di Kabupaten Malang

Tim pencarian menyisir sepanjang aliran selokan dengan menggunakan alat bantu seperti jaring dan pengait. Petugas juga menelusuri beberapa titik rawan tersangkut, seperti gorong-gorong dan pertemuan arus selokan dengan sungai kecil. Namun sampai malam tiba, upaya tersebut belum membawa hasil. Hari mulai gelap, pencarian pun dihentikan sementara untuk dilanjutkan esok hari dengan dukungan dari Basarnas.

"Harapan kami korban segera ditemukan dalam keadaan selamat, meski waktu terus berjalan dan situasi makin sulit. Kami tetap berkoordinasi dengan pihak keluarga dan masyarakat untuk memperluas jangkauan pencarian," kata Samsul.

Kehilangan anak secara mendadak dengan cara tragis seperti ini bukan kali pertama terjadi di musim penghujan. Di sejumlah wilayah, kasus anak-anak hanyut akibat bermain di sekitar saluran air sering berulang. Sayangnya, kesadaran akan bahaya saluran air belum menjadi perhatian utama sebagian warga.

Sementara itu, keluarga korban terlihat masih bertahan di sekitar lokasi pencarian. Beberapa kerabat tampak menenangkan sang ibu yang terus menangis sambil menyebut nama anaknya. Hujan yang sempat turun ringan pagi tadi tidak menyurutkan semangat tim pencari untuk melanjutkan operasi pencarian. Mereka berharap, pagi ini bisa menemukan titik terang dari misteri hilangnya bocah MA. Pencarian masih terus dilakukan hingga berita ini ditulis.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---