free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Transportasi

Peminat Membeludak, Sopir Angkutan Pelajar Gratis Kota Batu Sampaikan Keluhan

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

18 - May - 2025, 16:31

Loading Placeholder
Apel Gratis Kota Batu saat beroperasi mengangkut dan mengantar-jemput siswa sekolah.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sekitar setahun armada Angkutan Pelajar Geatis (Apel Gratis) di Kota Batu diminati siswa sekolah. Namun, para sopir mengeluhkan kerap kelebihan muatan penumpang atau overload saat pengantaran. Jumlah armada yang tak sebanding dengan siswa yang hendak diantar menjadi masalah.

Koordinator Apel Gratis Jalur Batu-Songgoriti David Ramadhan menyampaikan, peminat angkutan pelajar tersebut cukup membeludak. Para sopir apel gratis mengaku kelebihan muatan saat mengangkut siswa yang berangkat maupun pulang sekolah.

Baca Juga : Matangkan Empat Agenda Besar, MTsN 1 Kota Malang Gelar Rakor Akbar

"Harusnya satu armada apel gratis hanya boleh mengangkut 12 siswa saja atau berkisar satu absensi. Tapi realitas yang terjadi saat ini kami mengangkut 15-20 siswa sekali berangkat. Itu hitungan hampir dua absensi sekaligus," jelas David saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Kondisi itu hampir terjadi setiap hari, yang mana membuat siswa terlihat tidak nyaman dan berjubel di dalam Apel gratis. Bahkan ada beberapa siswa yang terpaksa duduk di pintu armada. David beranggapan kondisi itu tidak aman bagi para siswa dan sangat membahayakan.

Ia mengungkapkan jika beberapa bulan lalu bahkan ada kejadian siswa yang jatuh karena duduk di dekat pintu. Masalah juga diperparah kondisi penumpang yang berjubel.

Untuk diketahui, dalam satu hari ada sekitar 1.407 siswa yang menggunakan armada Apel gratis. Ada sebanyak delapan trayek dan sembilan jalur yang ditempuh. Dengan kapasitas ideal 12 siswa per armada. Artinya, kebutuhan ideal armada mencapai 117 armada.

Hingga kini, Paguyuban belum mendapatkan informasi wacana untuk mengadakan penambahan armada baru. Mengingat anggaran yang ada juga cukup terbatas. 

Baca Juga : Aplikasi Tevi Viral usai Kasus Live Seks, Ini Faktanya

David menekankan agar dinas terkait melakukan langkah strategis untuk menangani masalah tersebut.

"Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu harusnya lebih memperhatikan keselamatan siswa. Khususnya dalam pemantauan di lapangan," imbuh David.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Transportasi

Artikel terkait di Transportasi

--- Iklan Sponsor ---