JATIMTIMES - Keberangkatan calon jemaah haji menuju Tanah Suci tinggal menghitung hari. Calon jemaah haji Jawa Timur (Jatim) dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Kamis (1/5/2025) besok.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan sejumlah pesan penting kepada calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci. Salah satu yang harus diperhatikan jemaah adalah kesiapan fisik.
Baca Juga : Jadwal Keberangkatan Haji Gelombang 2 Embarkasi Surabaya, Mulai Kloter 51 hingga 97 Menuju Mekkah
Menurutnya, rukun dan wajib haji menuntut kesiapan fisik yang prima. Karena itu, penting bagi jemaah mempersiapkan kondisi fisik dan mentalnya sebelum melakukan perjalanan haji.
Ia mengimbau para jemaah tidak melakukan aktivitas yang menguras tenaga atau bekerja terlalu berat menjelang keberangkatan. Jelang keberangkan, jemaah harus istirahat yang cukup. ”Oleh karena itu, jaga kesehatan tubuh dengan baik," ujarnya, Rabu (30/4/2025).
Tak hanya kondisi fisik, kesehatan mental juga harus menjadi perhatian utama. Para jemaah diimbau untuk menjaga emosinya selama melaksanakan ibadah suci. Terutama saat berinteraksi dengan jemaah lain dari berbagai negara.
Apalagi, terdapat ribuan orang dari berbagai negara berkumpul dalam satu tempat. Ditambah lagi, hal tersebut berlangsung dengan cuaca yang panas, antrian panjang, dan aktivitas fisik yang padat.
”Jemaah Indonesia akan bertemu dengan jamaah dari seluruh dunia yang memiliki karakter, budaya, dan sikap berbeda. Oleh karena itu, jaga nama baik daerah dan bangsa dengan tidak mudah tersulut emosi,” paparnya.
Bahtiar juga mengingatkan para jemaah untuk memperhatikan barang bawaan mereka. Salah satu hal yang sering luput dari perhatian adalah batas maksimal rokok yang boleh dibawa.
Dia menjelaskan bahwa jemaah haji diperbolehkan membawa rokok, namun jumlahnya dibatasi. Batasannya, yakni hanya sekitar 200 batang atau setara dengan dua slop. Apabila jemaah terbukti melampaui batas, kelebihan rokok akan disita oleh petugas.
Selain itu, berat barang bawaan juga harus diperhatikan. Untuk koper yang diletakkan di bagasi pesawat, kapasitas maksimal adalah 32 kilogram. Koper ini biasanya digunakan untuk membawa pakaian dan perlengkapan ibadah lainnya. Sedangkan tas kabin dibatasi maksimal 7 kilogram. Adapun tas selempang atau tas kecil dapat dibawa ke dalam kabin pesawat.
Baca Juga : Spesifikasi dan Harga POCO F7 Ultra
Lebih lanjut, Bahtiar mengemukakan, jemaah juga tidak perlu membawa peralatan memasak seperti kompor atau panci. Pemerintah telah menyiapkan fasilitas makan sebanyak 127 kali selama pelaksanaan ibadah haji. ”Jadi, fokuslah pada ibadah, karena kebutuhan logistik sudah terpenuhi sepenuhnya,” tegasnya.
Selain mempersiapkan fisik dan mental, jemaah juga diminta untuk memperdalam pengetahuan tentang tata cara ibadah haji sebagaimana yang sudah dilakukan melalui manasik. Pasalnya, waktu keberangkatan sudah semakin dekat.
Tiga kelompok terbang (kloter) awal, dari Tulungagung dan Kota Kediri, dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Kamis (1/5/2025) besok. Kloter pertama yang mengangkut 376 jamaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji Sukolilo pukul 07.40 WIB. Kloter kedua juga membawa 376 jamaah, tiba pukul 09.40 WIB. Adapun kloter ketiga tiba pukul 11.40 WIB, membawa 240 jamaah dari Kota Kediri.
Setelah bermalam di asrama, mereka akan diterbangkan ke Madinah pada hari berikutnya, Jumat (2/5/2025). Kloter pertama berangkat pukul 16.40 WIB, kloter kedua pukul 18.40 WIB, dan kloter ketiga pukul 20.40 WIB.
Rombongan jamaah haji ini akan menempuh perjalanan udara selama kurang lebih 9 jam. Mereka akan transit terlebih dahulu di Bandara Kualanamu, Medan. Sebelum lanjut terbang ke Madinah. Selama penerbangan, para jamaah mendapatkan dua kali makan dan satu kali snack.