JATIMTIMES – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa secara terbuka menyampaikan harapannya agar Wakil Gubernur (Wagub) Emil Elestianto Dardak dapat melangkah menjadi pemimpin utama di Jatim. Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Demokrat Jatim di Novotel Samator, Surabaya, Sabtu (29/8/2026).
Di hadapan jajaran pengurus dan kader partai berlogo bintang mercy itu, Khofifah mengapresiasi konsistensi Partai Demokrat yang dinilainya aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di tingkat akar rumput maupun dalam struktur pemerintahan.
Baca Juga : MotoGP Aragon 2026: Bezzecchi Bikin Duo Marquez Gagal Dominasi Barisan Terdepan
“Ini sudah pada tahun ketujuh. Saya bisa merasakan bagaimana suasana kesejukan dengan penuh produktivitas yang bisa kita bangun bersama. Bagaimana sesungguhnya bottom-up participation itu tetap dilakukan dengan sangat baik,” ujar Khofifah.
Khofifah mengingatkan kembali rekam jejak hubungan politiknya bersama Partai Demokrat yang telah mendukungnya dalam dua kali kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur berpasangan dengan Emil Dardak tanpa mahar politik.
Atas dasar kebersamaan tersebut, Khofifah mengajak seluruh kader Partai Demokrat Jatim untuk bersama-sama mendoakan serta mendukung langkah Emil Dardak ke depan.
"Saya rasa kita bersama-sama untuk bisa menyengkuyung, menguatkan, dan mengantarkan Pak Emil Elestianto Dardak pada saatnya dari Musda ke-7, tujuh ini pitulungan. Allah menurunkan pertolongan untuk bisa menjadi komandan nomor satu di Provinsi Jawa Timur ini,” pintanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengonfirmasi bahwa dalam gelaran Musda VII ini Emil Dardak maju sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Demokrat Jatim setelah mengantongi dukungan penuh dari para pemilik suara.
Namun, menanggapi sinyal politik mengenai kepemimpinan daerah jangka panjang, DPP Partai Demokrat menegaskan komitmennya untuk tetap fokus mengawal agenda pembangunan dan pemerintahan yang sedang berjalan di Jawa Timur saat ini. Herman menyatakan bahwa partainya enggan berspekulasi terlalu dini mengenai kontestasi Pilgub mendatang.
Baca Juga : Musda VII Demokrat Jatim, Emil Dardak Ajak Kader Buktikan Manfaat Nyata ke Rakyat
"Pilgub itu nanti 2031, menurut saya masih jauh ya. Namun saya kira yang terpenting sekarang adalah sukses dulu. Pasangan Ibu Khofifah dan Mas Emil ini sukses dulu untuk bisa menjalankan program-programnya, meningkatkan kesejahteraan rakyat Jawa Timur," kata Herman.
Herman menyampaikan bahwa komitmen moral dan politik Partai Demokrat sejak awal adalah turut mengawal jalannya roda pemerintahan agar program-program strategis pasangan Khofifah-Emil dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas. Menurut penilaiannya, indikator pembangunan di Jawa Timur saat ini berada di jalur yang sangat positif.
"Alhamdulillah, saya kira Jawa Timur termasuk yang pertumbuhan ekonominya sangat baik, kesejahteraannya meningkat, kesenjangannya menurun, tingkat pendidikan juga semakin baik. Dan menurut saya ini adalah prestasi yang kami banggakan juga atas prestasi yang diraih oleh Bu Khofifah dan Mas Emil," pungkas Herman.